Musim Panas di Eropa Catat Rekor Baru, Paus Fransiskus Kirim Es Krim ke Rutan

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 09 September 2021 | 18:35 WIB
Musim Panas di Eropa Catat Rekor Baru, Paus Fransiskus Kirim Es Krim ke Rutan
DW

Suara.com - Meskipun hanya dengan selisih kecil di atas dua suhu tertinggi sebelumnya, Eropa tahun ini mengalami musim panas yang terpanas sejak pencatatan suhu, demikian menurut para ilmuwan Uni Eropa.

Layanan Perubahan Iklim Uni Eropa, Copernicus, mengatakan bahwa suhu udara permukaan rata-rata pada Juni-Agustus mendekati 1,0 derajat Celcius di atas rata-rata selama dekade 1991-2020, menjadikannya yang terpanas dalam kumpulan data Copernicus.

Sebelumnya, rekor terpanas dicatat pada 2010 dan 2018, yang masih lebih dingin 0,1 derajat Celcius daripada musim panas 2021.

Suhu musim panas 2021 menandai tonggak terbaru dalam tren pemanasan global jangka panjang, yang merupakan dampak perubahan iklim di Bumi yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca.

Copernicus melakukan pelacakan catatan suhu sampai ke tahun 1950, dan melakukan pemeriksaan silang dengan kumpulan data dari tempat lain sampai ke pertengahan abad ke-19.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (7/9) itu disebutkan bahwa secara global, bulan Agustus 2021, bersama dengan Agustus 2017, merupakan bulan terpanas ketiga dalam catatan, dengan sedikit di atas 0,3 derajat Celcius lebih hangat daripada suhu rata-rata 1991-2020.

Banyak negara masih berjuang hadapi pandemi Untuk Eropa, Agustus 2021 mendekati rata-rata 1991-2020, tetapi dengan kondisi yang kontras di seluruh benua. Ini termasuk suhu maksimum yang memecahkan rekor di negara-negara Mediterania, suhu yang lebih hangat dari rata-rata di Eropa timur dan umumnya suhu di bawah rata-rata di Eropa utara.

Sebelumnya, kelompok-kelompok lingkungan menyerukan agar konferensi iklim PBB COP26, yang sudah ditunda dari tahun lalu karena krisis COVID dan sekarang dijadwalkan berlangsung mulai 1 sampai 12 November di Glasgow, Inggris, ditunda lagi.

Acara tahunan yang mempertemukan ribuan delegasi dari lebih dari 190 negara itu seharusnya ditunda lagi, karena banyak negara masih harus bergulat dengan COVID-19 dan negara-negara miskin berjuang untuk mengakses vaksin, kata Jaringan Aksi Iklim CAN.

baca juga

Paus Fransiskus kirim15 ribu es krim ke penjara

Selama salah satu musim panas terpanas di Italia, Paus Fransiskus telah mengirim 15.000 es krim kepada narapidana di dua penjara Roma, kata Vatikan pada Selasa (7/9).

Sebuah pernyataan dari kantor amal paus mengatakan, es krim itu dikirim ke dua penjara, yaitu penjara Regina Coeli yang lebih tua di Sungai Tiber dan penjara Rebibbia yang lebih modern di pinggiran kota.

Sumbangan es krim itu dikirim atas nama Paus Fransiskus oleh Kardinal Polandia Konrad Krajewski, yang dikenal sebagai orang yang sering membagikan sedekah kepada orang miskin.

Kardinal berusia 57 tahun itu juga pernah mendirikan fasilitas medis dan fasilitas mandi untuk para tunawisma di dekat Vatikan atas arahan Paus Fransiskus setelah terpilih memimpin Gereja Katolik pada 2013. hp/gtp (rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×