Jatuh Gara-gara Angin Kencang, Helikopter Kemenhub Sempat Terbang 100 Meter

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 13 September 2021 | 14:56 WIB
Jatuh Gara-gara Angin Kencang, Helikopter Kemenhub Sempat Terbang 100 Meter
Jatuh Gara-gara Angin Kencang, Helikopter Kemenhub Sempat Terbang 100 Meter. Helikopter terguling di Bandara Budiarto Tangerang. (ist)

Suara.com - Penyebab awal tergulingnya helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan diduga karena angin kencang. Helikopter tipe Bell 429 PK-CAW itu sempat terbang di ketinggian 100 meter sebelumnya akhirnya jatuh dan terguling.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Namun, Yusri menyebut penyebab pasti kecelakaan tersebut masih diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi alias KNKT.

"Sementara ini baru terbang 100 meter ada trouble sedikit dan angin kencang. Tapi itu baru keterangan awal karena yang berhak menentukan itu dari KNKT," kata Yusri saat dikonfirmasi, Senin (13/9/2021).

Yusri memastikan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Menurutnya, Pilot, Co Pilot dan teknisi yang berada di dalam helikopter hanya mengalami luka ringan.

"Luka ringan," katanya.

Terguling saat Latihan

Helikopter milik BBKFP Kemenhub sebelumnya dikabarkan terguling di landasan Bandara Budiarto, Curug Tangerang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.25 WIB pagi tadi.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati membenarkan kabar kecelakaan ini. Dia menyebut helikopter tersebut bertipe Bell 429 PK-CAW.

"Kami telah mendapatkan informasi mengenai adanya  pesawat helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan tipe Bell 429 PK-CAW yang terguling di ujung landasan Bandara Budiarto, Curug, Tangerang," kata Adita kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

baca juga

Adita menyebut, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat tengah melakukan kegiatan pelatihan. Kegiatan ini menurutnya memang rutin dilakukan.

"Sekitar pukul 10.25 WIB. Heli saat itu sedang melakukan kegiatan pelatihan rutin," bebernya.

Menurut Adita, Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Soetta dan investigator KNKT langsung menuju lokasi tak lama setelah peristiwa ini terjadi. Kedatangan mereka dimaksudkan untuk melakukan investigasi awal penyebab terjadinya kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helikopter Kemenhub Jatuh saat Latihan di Tangerang, Begini Kondisi Pilot hingga Teknisi

Helikopter Kemenhub Jatuh saat Latihan di Tangerang, Begini Kondisi Pilot hingga Teknisi

News | Senin, 13 September 2021 | 14:42 WIB

Tak Ada Korban Jiwa Dalam Kecelakaan Helikopter Kemenhub di Tangerang

Tak Ada Korban Jiwa Dalam Kecelakaan Helikopter Kemenhub di Tangerang

Jakarta | Senin, 13 September 2021 | 14:29 WIB

Lepas Landas Dari Kapal Induk, Helikopter Militer AS Mendadak Terjun ke Laut

Lepas Landas Dari Kapal Induk, Helikopter Militer AS Mendadak Terjun ke Laut

Bisnis | Rabu, 01 September 2021 | 11:57 WIB

Penampakan Helikopter Latih yang Jatuh di Danau Buperta

Penampakan Helikopter Latih yang Jatuh di Danau Buperta

Foto | Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:14 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×