Dua Jenazah Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang akan Dikremasi Besok, Ini Identitasnya

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 14 September 2021 | 14:09 WIB
Dua Jenazah Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang akan Dikremasi Besok, Ini Identitasnya
Dua Jenazah Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang akan Dikremasi Besok, Ini Identitasnya. Penyerahan jenazah napi korban kebakaran Lapas Tangerang di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Dua dari delapan jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang yang teridentifikasi pada Senin (13/9/2021) kemarin, akan dikremasi. Jenazah itu atas nama I Wayan Tirta Utama bin Noman Sami (36) dan Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo (51). 

Jenazah I Wayan rencananya dikremasi pada Rabu (15/9/2021) besok.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kemenkumham, Abdul Aris . 

“Wayan Tirta Utama akan dikremasi besok,” kata Aris kepada wartawan. 

Sementara jenazah Embalo yang merupakan warga negara asal Portugal, masih menunggu koordinasi dengan pihak kedutaan besar negaranya. 

“(Kami) masih koordinasi dengan Kedubes,” ujar Aris.

Total hingga saat ini Selasa (14/9) pukul 12.00 WIB,  telah ada 18 jenazah teridentifikasi, dan 16 diantaranya telah diserahkan ke keluarganya. 

Adapun 18  jenazah yang telah teridentifikasi sebagai berikut, 

  1. Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue (43)
  2. Diyan Adi Priyana bin Kholil (44)
  3. Kusnadi bin Rauf (44)
  4. Bustanil Arifin bin Arwani (50)
  5. Alfin bin Marsum (23)
  6. Mat Idris bin Abdrismon (29)
  7. Ferdian Perdana bin Sukriadi (28)
  8. Hadi Wijoyo bin Sri Tunjung Pamungkas (39)
  9. Pujiyono alias Destro bin Mundori (28)
  10. Rocky Purmanna bin Syafrizal Sani (28)
  11. Anton bin Idal (35)
  12. Lim Angie Sugianto bin Go Shong Weng (68)
  13. Sarim bin Harkam (56)
  14. Rezkil Khairi bin Nursin (23) 
  15. Sumatri J Jayaprana bin Darman (35)
  16. I Wayan Tirta Utama bin Noman Sami (36)
  17. Petra Eka bin Sehendar (25)
  18. Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo  (51)

Dengan bertambahnya jumlah itu, dari 41 jenazah yang dibawa ke RS Polri tersisa 23 korban yang belum teridentifikasi. Kekinian Tim DVI Polri masih terus bekerja untuk mengungkapkan identitas para korban yang meninggal. 

baca juga

Diketahui, pada Rabu (8/9) dini hari lalu sekitar pukul 01.45 WIB, kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Kebakaran di lapas tersebut mengakibatkan 41 orang meninggal dunia. Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan. Namun belakangan diketahui,  bertambah 5 korban yang meninggal, sehingga total korban tewas menjadi 46 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Keluarga Pecah Saat Prosesi Penyerahan 6 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Tangis Keluarga Pecah Saat Prosesi Penyerahan 6 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Jakarta | Selasa, 14 September 2021 | 13:28 WIB

Keluarga Minta Dikremasi, Jenazah Embalo WN Portugal Masih Tertahan di RS Polri

Keluarga Minta Dikremasi, Jenazah Embalo WN Portugal Masih Tertahan di RS Polri

News | Selasa, 14 September 2021 | 13:19 WIB

Update: Bertambah 2, Korban Napi Tewas Kebakaran Lapas Tangerang jadi 48 Orang

Update: Bertambah 2, Korban Napi Tewas Kebakaran Lapas Tangerang jadi 48 Orang

News | Selasa, 14 September 2021 | 12:02 WIB

Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Kalapas Kelas I Tangerang Bungkam

Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Kalapas Kelas I Tangerang Bungkam

Jakarta | Selasa, 14 September 2021 | 11:23 WIB

Terkini

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×