Bunuh 3 Ekor Anjing Pakai Racun Potas, Boby Babak Belur Dihajar Warga Sekampung

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 15 September 2021 | 15:05 WIB
Bunuh 3 Ekor Anjing Pakai Racun Potas, Boby Babak Belur Dihajar Warga Sekampung
Diduga Curi Anjing dengan cara diracun, warga Kupang babak belur dihajar warga. (ist)

Suara.com - Pria bernama Boby Nalle alias Botol (34) babak belur dihajar warga karena diduga membunuh tiga ekor anjing, hewan peliharaan warga dengan cara diracun. Aksi dilakukan lantaran Boby hendak mencuri hewan tersebut.

Mengutip Digtara.com--jaringan Suara.com, aksi pencurian anjing dengan cara diracun itu terjadi di Jalan Swakarya, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Rabu (15/9/2021). Boby diduga memberikan racun potas kepada tiga anjing yang ditemukan dalam kondisi mati.

Terkuaknya kasus ini, Boby ternyata sudah beberapa kali melakukan aksinya di sekitar Kota Kupang yakni mencuri anjing milik warga dengan cara diracun. Boby kembali beraksi pada Rabu subuh sekitar pukul 03.00 wita.

Salah satu korban adalah Shanny Valentin Koamesah (32), seorang pengacara yang juga warga Jalan Swakarya 1, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Shanny mendapat informasi dari tetangganya, Epafraditus Sampada (24) dan Nimrot Foe (25) bahwa ada anjing yang mati di depan rumahnya.

Kemudian Shanny keluar untuk memastikan kira-kira anjing milik siapa yang mati di depan rumahnya. Ternyata anjing tersebut milik tetangganya.

Di saat Shanny hendak memberitahukan ke tetangga selaku pemilik anjing, ia kaget karena anjing milik Shanny pun mati akibat racun.

Anjing milik Shanny ditemukan di depan rumahnya. Total ada 3 ekor anjing mati secara bersamaan di depan rumah Shanny. Boby pun menjadi sasaran amuk warga setelah diketahui sebagai pelaku yang membunuh anjing peliharaan itu. Setelah babak belur diamuk massa, Boby kemudian diserahkan ke Polsek Oebobo untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G Mere, mengakui kalau pelaku sudah ditangkap dan kini sudah ditahan di Polsek Oebobo.

baca juga

“Benar, yang diduga pelaku sudah diamankan. Kami masih periksa saksi-saksi,” ujar Kapolsek Oebobo saat dikonfirmasi, Rabu. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabur dari Rumah Sakit Jiwa, Petani Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabur dari Rumah Sakit Jiwa, Petani Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sumut | Rabu, 01 September 2021 | 10:36 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Agya Terperosok ke Saluran

Diduga Rem Blong, Mobil Agya Terperosok ke Saluran

Sumut | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:17 WIB

Detik-detik Truk Masuk ke Jurang, Kernet Tewas

Detik-detik Truk Masuk ke Jurang, Kernet Tewas

Sumut | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:14 WIB

Ribuan Mahasiswa di Daerah Ini Belum Divaksin Covid-19

Ribuan Mahasiswa di Daerah Ini Belum Divaksin Covid-19

Sumut | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

×