alexametrics

Pesan Coffee Latte Langsung Diaduk di Depan Barista, Perubahan Ekspresinya Disorot

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo
Pesan Coffee Latte Langsung Diaduk di Depan Barista, Perubahan Ekspresinya Disorot
Barista menyajikan coffee latte (tiktok)

Warganet: Trend ini meresahkan untuk para barista kafe.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pengunjung kafe yang berhasil membuat barista kesal viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, Rabu (15/9/2021) tampak seorang barista sedang meracik kopi yang dipesan oleh salah seorang pelanggan.

Jenis minuman yang dipesan oleh si pelanggan ialah kopi latte, sehingga sang barista mempraktikkan kemahirannya membuat latte art, atau seni melukis di dalam gelas kopi.

Dengan ekspresi wajah semringah, sang barista menyajikan kopi tersebut untuk pelanggannya.

Baca Juga: Viral, Perempuan Ini Beberkan Kalau MC Perempuan Akan Ditolak Gubernur Bali

Ekspresi wajahnya sontak berubah drastis saat melihat sang pelanggan mengaduk kopi tersebut sampai latte art-nya tak terlihat lagi.

"Ketika pesan coffee latte langsung diaduk, barista dalam hati be like," bunyi keterangan dalam video tersebut, dikutip suara.com, Kamis (16/9/2021).

Barista tersebut tampak kesal melihat kopi yang baru saja dibuat dan dihias dengan latte art diaduk begitu saja. Ia hanya bisa menatap dengan tatapan kecewa sambil berkecak pinggang.

Barista menyajikan coffee latte (tiktok)
Barista menyajikan coffee latte (tiktok)

Komentar warganet

Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyebut tindakan itu sangat meresahkan bagi para barista.

Baca Juga: Viral! Balita Ini Selalu Ingin Muntah Tiap Lihat Adik Bayinya yang Baru Lahir

"Trend ini meresahkan untuk para barista kafe," komentar salah seorang warganet.

"Walaupun dibayar, tapi buat gituan kan susah," sahut warganet lain.

"Iya tahu, itu dibeli pakai uang. Tapi kalian tahu nggak rasanya bikin kopi dengan penuh rasa dan dihancurkan di depan mata," ujar warganet lain.

"Capek-cape buat tapi nggak dihargai," komentar salah satu warganet.

"Itu namanya tidak menghargai, iya itu dibayar, tapi kalau pesan nggak usah pakai motif kalau nantinya mau diaduk kaya gitu," sahut warganet lain.

"Bikinnya pakai perasaan ngaduknya pakai tangan, bukan main," ujar salah satu warganet.

Video lain yang mungkin terlewatkan:

Komentar