Berkat Partai Kiri, Jerman Tampung Ribuan Aktivis dan Jurnalis Afghanistan

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Kamis, 16 September 2021 | 18:05 WIB
Berkat Partai Kiri, Jerman Tampung Ribuan Aktivis dan Jurnalis Afghanistan
Pengungsi Afghanistan [DW Indonesia]

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Jerman menyatakan telah mengeluarkan izin tinggal bagi sekitar 2.600 aktivis, seniman, ilmuwan, jurnalis, dan warga lainnya dari Afganistan.

Mereka tidak perlu mengajukan permohonan suaka lagi.Sekitar 2.600 aktivis, pegiat hak asasi, seniman, ilmuwan dan jurnalis dari Afganistan beserta keluarganya sudah mendapat izin tinggal di Jerman.

Kementerian Dalam Negeri di Berlin mengungkapkan data itu kepada kantor berita Jerman dpa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan, mereka yang namanya tercatat dalam "Daftar Kemanusiaan" itu telah menerima izin tinggal resmi dan tidak perlu lagi mengajukan permohonan untuk mendapat suaka politik, sesuai dengan komitmen pemerintah Jerman.

Dengan mengantungi izin tinggal resmi, mereka juga berhak bekerja di Jerman. Lebih 4500 orang dievakuasi Bundeswehr dari Kabul Setelah Taliban menguasai Afganistan bulan Agustus lalu, ada 4.587 orang yang dievakuasi militer Jerman Bundeswehr dari Kabul, di antaranya 3.849 warga Afganistan dan 403 warga Jerman, demikian laporan pemerintah Jerman.

Mereka yang namanya dimuat dalam "Daftar Kemanusiaan" dan dianggap membutuhkan perlindungan adalah para staf lokal yang bekerja untuk Bundeswehr dan lembaga-lembaga Jerman lainnya di Afganistan.

Setelah operasi evakuasi dari Kabul selesai akhir Agustus lalu, masih ada beberapa ratus warga Afganistan yang juga berhasil keluar dari negaranya dan kemudian diterbangkan ke Jerman dari Qatar.

Partai Kiri kritik birokrasi terlalu lambat

Sebelumnya Partai Kiri mengkritik pemerintah Jerman karena "birokrasi yang lambat" dalam pengurusan suaka politik bagi lebih dari 4000 warga Afganistan, yang menurut Partai Kiri pada dasarnya berhak mendapat hak suaka termasuk hak berkumpul dengan keluarganya di Jerman.

baca juga

Harian "Neue Osnabrücker Zeitung" hari Rabu (15/9) mengutip pernyataan anggota parlemen Ulla Jelpke dari Partai Kiri yang mengatakan, selama paruh pertama tahun 2021, Jerman hanya mengeluarkan 624 visa untuk warga Afganistan.

Sementara masih ada 4173 orang yang berkasnya belum diproses. "Masa tunggu untuk penyatuan keluarga bagi warga Afganistan ini terlalu lama, tidak bisa diterima dan sangat menyulitkan keluarga yang menunggu. Padahal mereka pada dasarnya punya hak untuk masuk ke Jerman", kata Ulla Jelpke kepada harian Jerman itu.

Partai Kiri menuntut agar pengurusan visa dipercepat, sedapat mungkin juga dengan visa elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa China Kian Agresif Bantu Rezim Taliban di Afghanistan?

Kenapa China Kian Agresif Bantu Rezim Taliban di Afghanistan?

News | Kamis, 16 September 2021 | 16:53 WIB

Taliban Berkuasa, Tim Sepakbola Wanita Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan

Taliban Berkuasa, Tim Sepakbola Wanita Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan

News | Kamis, 16 September 2021 | 13:07 WIB

Pesan Diplomat Afghanistan untuk Pemimpin Dunia: Tolak Akui Taliban

Pesan Diplomat Afghanistan untuk Pemimpin Dunia: Tolak Akui Taliban

News | Kamis, 16 September 2021 | 10:19 WIB

BNPT Wanti-Wanti: Jangan Jadikan Taliban sebagai Role Model Perjuangan

BNPT Wanti-Wanti: Jangan Jadikan Taliban sebagai Role Model Perjuangan

News | Rabu, 15 September 2021 | 16:23 WIB

Taliban Izinkan 400 Jenis Olahraga, Namun Khusus untuk Pria

Taliban Izinkan 400 Jenis Olahraga, Namun Khusus untuk Pria

News | Rabu, 15 September 2021 | 15:55 WIB

Tak Sempat Dievakuasi Inggris, Penembak Jitu Afghanistan Dieksekusi Taliban

Tak Sempat Dievakuasi Inggris, Penembak Jitu Afghanistan Dieksekusi Taliban

News | Rabu, 15 September 2021 | 14:41 WIB

Beredar Spekulasi Salah Satu Pemimpinya Tewas Tertembak, Taliban Langsung Membantah

Beredar Spekulasi Salah Satu Pemimpinya Tewas Tertembak, Taliban Langsung Membantah

News | Rabu, 15 September 2021 | 10:59 WIB

Terkini

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

×