Pakistan Diguncang Gempa 5,7 SR, Setidaknya 20 Orang tewas

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 07 Oktober 2021 | 09:37 WIB
Pakistan Diguncang Gempa 5,7 SR, Setidaknya 20 Orang tewas
Ilustrasi gempa. [shutterstock]

Suara.com - Setidaknya 20 orang tewas dan belasan lainnya luka parah akibat gempa bumi dangkal yang terjadi di Pakistan selatan pada Kamis dini hari.

Menyadur France24 Kamis (7/10/2021) gempa berkekuatan 5,7 SR mengguncang ketika orang-orang sedang tertidur dan kebanyakan meninggal karena tertimpa atap dan dinding rumah yang runtuh.

Listrik langsung padam setelah gempa terjadi dan petugas kesehatan merawat korban yang terluka dengan bantuan penerenagan sederhana seperti obor.

Pejabat senior pemerintah provinsi, Suhail Anwar Hashmi mengatakan pada AFP korban tewas termasuk seorang wanita dan enam anak-anak.

"Kami menerima informasi bahwa 20 orang tewas akibat gempa. Upaya penyelamatan sedang dilakukan," tambah menteri dalam negeri provinsi Mir Zia ullah Langau.

Ilustrasi perempuan Pakistan. [Shutterstock]
Ilustrasi Pakistan. [Shutterstock]

Naseer Nasar, kepala otoritas Penanggulangan Bencana Provinsi Balochistan mengatakan sementara ini jumlah korban tewas mencapai 15 hingga 20 tapi jumlahnya mungkin meningkat.

Daerah yang terkena dampak terburuk adalah kota pegunungan terpencil Harnai, di Balochistan, di mana kurangnya jalan beraspal, listrik dan jangkauan telepon seluler yang menghambat upaya penyelamatan.

"Kami beroperasi tanpa listrik dengan bantuan obor dan senter," kata Zahoor Tarin, pejabat senior di rumah sakit Harnai yang dikelola pemerintah.

"Sebagian besar yang terluka datang dengan kaki patah. Puluhan orang dikirim kembali setelah pertolongan pertama sementara sekitar 40 orang yang terluka parah telah dikirim ke Quetta dengan ambulans," tambahnya.

baca juga

Survei Geologi AS mengatakan gempa tersebut berkekuatan 5,7 skala Richter dan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari pada kedalaman sekitar 20 kilometer (12 mil). Gempa juga terasa di ibu kota provinsi Balochistan, Quetta.

Pakistan berada di perbatasan tempat pertemuan lempeng tektonik India dan Eurasia, membuat negara itu rentan terhadap gempa bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakistan Minta Dunia Buka Blokir Aset Miliaran Dolar Milik Afghanistan

Pakistan Minta Dunia Buka Blokir Aset Miliaran Dolar Milik Afghanistan

News | Selasa, 21 September 2021 | 17:48 WIB

Gara-gara Taliban, Timnas Sepakbola Wanita Afghanistan Kabur ke Pakistan

Gara-gara Taliban, Timnas Sepakbola Wanita Afghanistan Kabur ke Pakistan

Sumbar | Kamis, 16 September 2021 | 19:20 WIB

Taliban Berkuasa, Tim Sepakbola Wanita Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan

Taliban Berkuasa, Tim Sepakbola Wanita Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan

News | Kamis, 16 September 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×