Update Program Vaksinasi Covid-19 di RI: Sudah 57 Juta Penduduk Peroleh Vaksin Kedua

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:27 WIB
Update Program Vaksinasi Covid-19 di RI: Sudah 57 Juta Penduduk Peroleh Vaksin Kedua
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Suara.com - Pemerintah menargetkan 208.265.720 warga mendapatkan Vaksinasi Covid-19 supaya membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity. Dalam upayanya, pemerintah telah memberikan vaksinasi dosis kedua kepada 57.409.303 orang.

Jumlah tersebut diperoleh setelah ada 500.639 warga yang baru mendapatkan vaksin dosis kedua. Hal tersebut dilaporkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Minggu (10/10/2021).

Sementara itu, penduduk yang telah divaksin dosis pertama paling terbaru ada sebanyak 686.187 orang.

Dengan demikian, jumlah penduduk yang mendapatkan suntik vaksin pertama ialah 100.059.481 orang yang sudah disuntik vaksin dosis pertama.

Lebih lanjut, pemerintah juga memberikan vaksin ketiga atau booster khusus untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Sejauh ini sudah ada 1.015.463 orang yang memperoleh booster.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, 94 juta orang Indonesia telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama per Senin (4/10/2021).

Ia bahkan mengklaim, pemerintah bisa memberikan vaksin hingga lebih dari 2 juta dosis per harinya.

"Kita juga sudah melampaui dua juta per hari di bulan September ini," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).

Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah tersebut, Indonesia sudah melakukan penyuntikan terhadap 148 juta penduduk. Indonesia kali ini menduduki ranking keenam secara global menurut jumlah penduduk yang telah divaksin.

baca juga

"Kita naik satu tingkat karena menyusul Jepang yang ada di kisaran 80-an juta orang ya," ujarnya.

Budi juga menerangkan, kalau pemerintah telah menerima 222 juta vaksin Covid-19. Sebanyak 193 juta diantaranya telah dikirim ke daerah dan 148 juta sudah disuntikan kepada penduduk.

Oeh karena itu, stok yang tersimpan masih ada sekitar 70 juta vaksin.

"Masih cukup banyak dan sekarang kita terus membicarakan bagaimana percepatan vaksinasi ini," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capaian Vaksinasi COVID-19 di Batam: Target Lansia Masih Rendah

Capaian Vaksinasi COVID-19 di Batam: Target Lansia Masih Rendah

Batam | Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:52 WIB

Vaksinasi Covid-19 dari Warkop ke Warkop

Vaksinasi Covid-19 dari Warkop ke Warkop

Foto | Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Segera Kuliah Tatap Muka, UGM Siapkan Vaksin Bagi Mahasiswa Luar Kota yang Belum Kebagian

Segera Kuliah Tatap Muka, UGM Siapkan Vaksin Bagi Mahasiswa Luar Kota yang Belum Kebagian

Jogja | Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:36 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×