Lobi-lobi Sudah Jalan, Ketua MPR Bamsoet Yakin PPHN Disambut Baik Ketum Parpol, Asal...

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 11 Oktober 2021 | 17:41 WIB
Lobi-lobi Sudah Jalan, Ketua MPR Bamsoet Yakin PPHN Disambut Baik Ketum Parpol, Asal...
Lobi-lobi Sudah Jalan, Ketua MPR Bamsoet Yakin PPHN Disambut Baik Ketum Parpol, Asal...Ketua MPR Bambang Soesatyo [instagram]

Suara.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengaku optimistis rekomendasi pihaknya untuk menghadirkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) akan disambut positif partai politik, termasuk oleh para ketua umum.

Bamsoet berujar bahwa rencana menghadirkan PPHN akan sangat bergantung dan berpeluang kepada semua kekuatan politik yang ada di parlemen. Di mana ada sembilan fraksi partai politik ditambah kekuatan dari perwakilan DPD.

"Sebenarnya lobi-lobi sudah jalan," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Ia yakin rencana PPHN dapat dilanjutian ke tahapan berikut, jika memang ada kepastian bahwa nantinya amandemen terbatas tidak akan melebar kepada hal lain. Termasuk menyoal penambahan masa jabatan presiden.

"Kalau jawabannya kami butuh, maka saya yakin dan saya percaya para senior-senior saya, ketum partai politik agar menyambut dengan baik. Yang penting kami bisa meyakinkan tidak ada agenda lain kecuali memang untuk menghadirkan PPHN, tidak ada upaya-upaya penumpang gelap yang manfaatkan ini untuk hal-hal yang sifatnya politik praktis," ujar Bamsoet.

Bamsoet sebelumnya memastikan rencana menghadirkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) tidak akan mengubah sistem presidensial. 

Bamsoet sapaannya itu berujar bahwa PPHN tetap akan disesuaikan dengan ciri khas sistem presidensial pada umumnya, yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. 

"Serta presiden dan wakil presiden memiliki masa jabatan yang tetap, yaitu dua periode dan tidak dapat dijatuhkan hanya karena alasan politik," kata Bamsoet dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Bamsoet menyadari dalam perjalannnya melaksanakan rekomendasi MPR dua periode sebelumnya tentang PPHN itu banyak menuai pro dan kontra. Ia memahami bahwa pro dan kontra timbul karena banyak kecurigaan dan pendekatan politik praktis. Di mana lanjut Bamsoet ada dugaan bahwa MPR memiliki agenda terselubung dalam merencanakan kehadiran PPHN melalui amandemen terbatas UUD 1945.

baca juga

"Kami yang sedang melaksanakan tugas rekomendasi MPR sebelumnya dituding memiliki agenda-agenda terselubung, semisal memperpanjang masa jabatan atau menambah tiga periode yang sama sekali kami belum pernah membahas. Dan kami tidak ada penumpang gelap dalam hal pengadaan kembali PPHN ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Kecurigaan soal PPHN, Ketua MPR: Tidak Ada Penumpang Gelap dan Agenda Terselubung

Jawab Kecurigaan soal PPHN, Ketua MPR: Tidak Ada Penumpang Gelap dan Agenda Terselubung

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 15:31 WIB

Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Muzani Ingin Generasi Penerus Lanjutkan Perjuangan

Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Muzani Ingin Generasi Penerus Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Duh! Dari Survei SMRC Dukungan Publik Terhadap PDIP dan Gerindra Menurun

Duh! Dari Survei SMRC Dukungan Publik Terhadap PDIP dan Gerindra Menurun

Jawa Tengah | Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:02 WIB

Ridwan Kamil Umumkan Hal Ini di Hadapan Kader dan Petinggi PAN

Ridwan Kamil Umumkan Hal Ini di Hadapan Kader dan Petinggi PAN

Jabar | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×