Viral Politikus Malaysia Sebut Drakor Pemicu Bunuh Diri, Warganet Tak Terima

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:43 WIB
Viral Politikus Malaysia Sebut Drakor Pemicu Bunuh Diri, Warganet Tak Terima
Drama Hometown Cha Cha Cha (Netflix)

Suara.com - Menonton Drama Korea (Drakor) semakin digandrungi oleh masyarakat, terutama selama pandemi. Namun bagaimanapun tak semua orang bisa menerima maraknya drakor di tengah masyarakat. 

Seperti reaksi seorang politisi Malaysia di mana ia menyebutkan bahwa tingkat bunuh diri dipengaruhi oleh tontonan drakor. Hal ini dinyatakan oleh politisi Malaysia, Mohd Apandi Mohamad. 

Ungkapannya tentang drakor itu diunggah oleh Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman dalam ungghan Twitternya.

"Baru pertama kali saya mendengar ada yang mencoba untuk menyalahkan drakor untuk masalah bunuh diri. Bukannya [menyalahkan] stres, upah rendah, dan biaya hidup. Tapi drakor?" tulis Syed Saddiq pada akun Twitternya, Kamis (14/10/2021).

"Film adalah cerminan masyarakat. Ada adegan bunuh diri, mari kita belajar darinya. Misalnya berhenti nonton Hometown Cha Cha Cha terus masalah hilang? [dan berhenti bunuh diri]," imbuhnya. 

Pada unggahan video Syed Saddiq, Mohd Apandi Mohamad yang merupakan anggota senator dari Malaysian Islamic Party (PAS) menyatakan bahwa remaja yang bunuh diri terdorong dengan drakor.

"Bahwa remaja yang memutuskan untuk bunuh diri setuju atau tidak ini terdorong karena film dan drama korea," ujarnya dalam rapat Dewan Negara.

"Setiap drama atau filmnya pasti ada bunuh dirinya," imbuhnya. 

Ungkapannya tersebut muncul setelah senator lain, yakni Fadhlina Sidek meminta untuk adanya intevensi segera dari pemerintah perihal krisis kesehatan mental. 

baca juga
Mohd Apandi Mohamad (twitter.com/SyedSaddiq)
Mohd Apandi Mohamad (twitter.com/SyedSaddiq)


Ungkapan tersebut tentu memicu ketidaksetujuan dari warganet. 

"Aku nonton drama ini [Scarlet Heart] 10 orang di drama mati tapi tak pernah terpikir buat bunuh diri lo," tulis warganet. 

"Pertama-tama dia benar-benar hanya mengatakan drama korea yang menyebabkan bunuh diri tanpa bukti atau penelitian yang kuat. Dia benar-benar terdengar seperti pembenci korea di luar sana dan aku yakin dia tidak pernah benar-benar menonton drakor apapun," imbuh warganet lain. 

"Ayo ajak dia nonton Hometwon Cha Cha Cha untuk healing," imbuh warganet lain. 

Mohd Apandi Mohamad sendiri adalah senator dari PAS sejak dilantik pada tahun 2020. Ia adalah politisi senior yang bergabung di partai tersbeut sejak 1999.

Pria berusi 60 tahun tersebut telah menduduki berbagai jabatan politik selama karirnya.   

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Kaftan di Online Shop, Datangnya Malah Barang Tak Terduga

Beli Kaftan di Online Shop, Datangnya Malah Barang Tak Terduga

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:18 WIB

Goreng Telur Bulat-Bulat dengan Cangkangnya, Hasilnya Bikin Syok

Goreng Telur Bulat-Bulat dengan Cangkangnya, Hasilnya Bikin Syok

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:51 WIB

Dandani Suami Kayak Oppa Korea, Isi Komentarnya Malah Bikin Sedih

Dandani Suami Kayak Oppa Korea, Isi Komentarnya Malah Bikin Sedih

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:52 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB