Rocky Gerung Sebut Ganjar-Puan Bodoh di Mata Milenial, Politikus PDIP Meradang

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:23 WIB
Rocky Gerung Sebut Ganjar-Puan Bodoh di Mata Milenial, Politikus PDIP Meradang
Pengamat politik Rocky Gerung (Youtube Deddy Corbuzier)

Suara.com - Pengamat Politik Rocky Gerung menilai, kelompok milenial lebih tertarik melihat tokoh-tokoh politik adu gagasan secara akademis. Misalnya terkait dengan society 5.0 yang membahas gender equality hingga human rights.

Hal itu utarakan Rocky sambil menyinggung nama Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tengah gencar digadang-gadang maju pada Pilpres 2024.

Rocky menuturkan, banyak kalangan anak muda dari berbagai negara yang bertanya kepada dirinya terkait kekonyolan yang terjadi di Indonesia, salah satunya Banteng vs Celeng di internal PDI Perjuangan.

"Padahal kami milenial pada 2024 nanti akan memilih mau lihat pertengkaran akademis di dunia politik Indonesia, sama seperti pertengkaran di luar negeri. Soal gender equality, new kind of economy. Kok kita nggak dengar ya Puan ngomong itu. Om yang rambutnya kayak bintang film putih itu, Ganjar Pranowo, ngomong itu. Kok kita nggak lihat Kang Emil (Gubernur Jabar) ngomong itu," kata Rocky dalam diskusi bertajuk 'Memprediksi Kemunculan Capres ala Pembagian Wilayah Penangan Covid', Sabtu (16/10/2021).

Menurut Rocky, kaum milenial menginginkan perubahan dari Indonesia. Untuk itu, mereka perlu meminta kejelasan lantaran akan menjadi generasi penerus di masa society 5.0.

"Mereka nggak dapat ide itu, jadi konyol bahwa kita berupaya untuk menaikkan elektabilitas Ganjar, padahal bagi milenial itu orang bodoh. Demikian juga Puan, sama, mereka anggap ini orang nggak ngerti, the grammar, the news grammar of world politics adalah gender equality democracy, human rights," ujarnya.

Rocky mengatakan, para milenials ini tahu Indonesia sebenarnya bisa maju dengan catatan dengan adanya global politic grammar.

Maka dari itu, Rocky menyimpulkan dari keinginan milenals tersebut bahwa Pemilu ke depan harus berubah paradigmanya. Menurutnya paradigma pembohong harus dihilangkan.

"Jadi saya mau simpulkan bahwa nanti pemilu berikut, pemilu apapun itu harus terjadi prodensi, harus pindah dari paradigma pembohong, yang sekarang itu mereka anggap Presiden Jokowi itu pembohong. Mereka anggap bahwa gak ada satu pun ide yang bisa mereka promosikan ke teman-teman mereka di luar negeri, bahwa Indonesia maju," tuturnya.

baca juga

Tanggapan PDIP

Menanggapi hal itu, politisi PDIP Junimart Girsang menyebut Rocky sedang tertidur dan tidak melihat kenyataan. Ia menyarankan penagmat politik kontroversial itu untuk bangun dari mimpinya.

"Saran saya, sebaiknya Rocky Gerung bangun dari mimpi tidurnya, lalu cuci muka. Nah setelahnya perhatikan di sekeliling, masih Covid-19, saat ini belum momen untuk kampanye Pemilu. Semua pihak baik itu kader dari PDI-Perjuangan, bahkan Ibu Puan dan Pak Ganjar bersama-sama Pemerintah sedang fokus meminimalisir pencegahan, penyebaran Covid-19, termasuk melakukan vaksinasi di daerah-daerah," kata Junimart kepada wartawan, Sabtu siang.

Menurut Junimart, tidak etis jika Puan atau pun Ganjar melakukan kampanye seperti yang disampaikan Rocky. Puan dan Ganjar dianggap masih sibuk dan fokus pada tugasnya masing-masing, di legislatif dan eksekutif.

"Jadi logika berpikir Rocky Gerung seperti ini tidak perlu diperdebatkan. Artinya frame of referencenya memang sudah error. Karakternya melekat dengan sifat over-acting, cari perhatian. Saya ibaratkan RG ini bila lampu sedang merah dia jalan, hijau berhenti dan kuning kebingungan. Pernyataannya menurut saya selalu bertolak belakang dengan kenyataan," tuturnya.

Lebih lanjut, Junimart mengungkapkan hingga saat ini PDIP masih belum memutuskan kandidat capres yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga tidak ada kekonyolan politik seperti banteng vs celeng sebagaimana diungkapkan Rocky Gerung.

"Semua kader partai tanpa kecuali wajib taat, tegak lurus kepada aturan dan perintah partai. Mengenai keputusan Capres atau Cawapres sesuai hasil kongres kami di Bali itu menjadi kewenangan penuh Ibu Ketua Umun Megawati Soekarnoputri," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sutan Riska Masuk Bursa Pilpres 2024 dari PDI Perjuangan

Sutan Riska Masuk Bursa Pilpres 2024 dari PDI Perjuangan

Sumbar | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:24 WIB

Pemuda Ternate Ngopi Bareng Ganjar Pranowo, Begini Serunya...

Pemuda Ternate Ngopi Bareng Ganjar Pranowo, Begini Serunya...

News | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:47 WIB

Sempat Bikin Geger, Polemik Banteng Celeng di Tubuh PDIP Hanya Setingan?

Sempat Bikin Geger, Polemik Banteng Celeng di Tubuh PDIP Hanya Setingan?

Surakarta | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:14 WIB

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:13 WIB

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×