Akbar Tanjung: Pengalaman Dua Dekade Modal Golkar Menangkan Pemilu 2024

Erick Tanjung

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:01 WIB
Akbar Tanjung: Pengalaman Dua Dekade Modal Golkar Menangkan Pemilu 2024
Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung.(Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung optimis Golkar mampu meraih kemenangan pada Pemilu 2024 berbekal dari pengalaman sejarah selama dua dekade. Menurutnya pengalaman panjang di kancah politik menjadi modal besar meraih kembali kepercayaan masyarakat.

"Kalau 2004 adanya hambatan dengan jargon-jargon ingin membubarkan Golkar, tapi Golkar bisa menjadi nomor dua. Maka di 2024 ini bisa gunakan waktu sungguh-sungguh, masih ada 2022, 2023 untuk menyiapkan diri. Tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan tema politik sejalan dengan aspirasi rakyat, saya yakin jadi pemenang," kata Akbar Tandjung dalam Seminar Daring Nasional Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024, Sabtu (16/10/2021).

Golkar, kata Akbar, telah melewati berbagai tekanan sejak awal reformasi, tapi pengurus partainya tidak gentar dan bersikap tegas dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut.

"Pembangunan yang dilaksanakan oleh Partai Golkar tidak lain adalah pembangunan sebagai pengamalan Pancasila, karena pembangunan yang diinginkan rakyat adanya kemajuan-kemajuan dan semangat Pancasila," ujar senior HMI tersebut.

Akbar pun menceritakan perjuangan Golkar dari sebuah kelompok politik menjadi partai politik yang mengikuti kontestasi pemilihan umum pertama era reformasi yakni tahun 1999.

Pemilu pertama di era reformasi tersebut menjadi pembuktian bahwa keberadaan Golkar ditengah desakan pembubaran, mampu memperoleh suara rakyat nomor dua setelah PDIP. Waktu itu Golkar memperoleh 120 kursi sedangkan PDIP memperoleh 153 kursi.

Kemenanganan di Pemilu 1999, kata Akbar, menyakinkan pengurus Golkar untuk memperoleh suara lebih banyak lagi di pemilu berikutnya dengan melakukan perubahan-perubahan segala lini, termasuk perubahan paradigma.

"Kami mengenalkan partai Golkar kepada masyarakat bahwa Golkar sudah berubah, dengan paradigma baru, membuktikan kepada publik perjuangan kami selaras dengan reformasi. Dan kami kenalkan sistem rekruitmen calon presiden Indonesia dengan adanya konvensi," kata Akbar.

Menurut Akbar, dengan cara konvensi ini meyakinkan masyarakat bahwa partai Golkar sudah berubah, lalu menyiapkan kader-kader partai. Lahirnya Kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Ampi) menjadi andalan Partai Golkar menghadapi Pemilu 2004.

baca juga

"Dan Alhamdulillah Pemilu 2004 Partai Golkar menjadi pemenang, justru jadi pemenang dapat kuris 128 kursi, PDIP yang Pemilu 1999 mendapat kursi pertama turun menjadi kedua. Penurunnya cukup signifikan, tapi kami bersyukur kami bisa menjadi pemenang pada waktu itu, yaitu pemilu setelah reformasi, dan itu menjadi andalan kami dalam menghadapi berbagai agenda politik terutama dalam era reformasi," ujar Akbar.

Namun, Akbar juga mencatat kemunduran Golkar dalam beberapa Pemilu setelah 2004. Suara Partai Golkar terus menurun, pada Pemilu 2009 perolehan suara turun 22 kursi, lalu tahun 2014 turun lagi menjadi 91 kursi, dan Pemilu 2019 hanya memperoleh 85 kursi.

Akbar menyebutkan, masa-masa itu partai Golkar mengalami penurunan sangat tajam sejak awal reformasi sampai awal 2019.

Meski mengalami penurunan perolehan suara, Golkar selalu berada di peringat tiga besar partai politik. Hal itu membuat partai berlambang pohon beringin ini mendapat posisi politik yang cukup penting. Seperti pada Pemilu 2019, kader partainya menduduku jabatan Wakil Ketua DPR RI, dan Ketua MPR RI.

"Ini jadi kepercayaan diri Partai Golkar, Pemilu 2024 harus menyiapkan diri sungguh-sungguh, kalau 2004 Golkar bisa jadi pemenang, Inshaa Allah 20 tahun kemudian bisa menjadi pemenang," kata Akbar.

Akbar Tandjung tampil sebagai pembicara kunci dalam Seminar Daring Nasional bertajuk Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024.

Selain Akbar Tandjung, hadir sejumlah pembicara lainnya yang berasal dari internal Partai Golkar seperti Dedi Mulyadi, Sobhirin Noor, Sarmudji, Doli Kurnia Tandjung, dan pengamat dari luar seperti Prof Azyumardi Azhar dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Siti Zuhro dari LIPI, serta Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akbar Tandjung Bermimpi Airlangga Hartarto Jadi Presiden di 2024

Akbar Tandjung Bermimpi Airlangga Hartarto Jadi Presiden di 2024

News | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:24 WIB

Akbar Tandjung Berambisi Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2024

Akbar Tandjung Berambisi Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2024

News | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:17 WIB

Profil Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex yang Ditangkap KPK, Ketua DPD Partai Golkar

Profil Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex yang Ditangkap KPK, Ketua DPD Partai Golkar

Sumsel | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:00 WIB

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

×