Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 16 Maret 2026 | 09:05 WIB
Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Rajiv NasDem soroti harga daging sapi melampaui harga acuan pemerintah nasional.
  • Pemerintah didorong intensifkan pasar murah guna tekan lonjakan harga jelang Lebaran.
  • Stok pangan nasional surplus hingga April, masyarakat diimbau tidak panik beli.

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, menyoroti stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional menjelang Idulfitri.

Meski memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman, Rajiv memberikan peringatan serius terkait lonjakan harga sejumlah komoditas, khususnya daging sapi yang mulai meresahkan masyarakat.

Berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, harga daging sapi di tingkat pedagang eceran telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Merujuk Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional per Minggu (15/3/2026), harga daging sapi kualitas I di tingkat eceran nasional telah mencapai Rp146.600 per kilogram (kg), melebihi batas acuan,” ujar Rajiv dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

Sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, HAP daging sapi segar dipatok seharga Rp130.000 per kg untuk bagian paha depan dan Rp140.000 per kg untuk paha belakang.

Rajiv menilai lonjakan ini perlu segera dianalisis secara mendalam oleh pemerintah guna mengidentifikasi penyebab pastinya.

“Kenaikan harga ini harus dibaca sebagai sinyal adanya lonjakan permintaan, hambatan distribusi, disparitas pasokan antardaerah, atau margin perdagangan yang terlalu tinggi,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka pendek guna menekan harga, politisi muda ini mendorong pemerintah untuk mengintensifkan gerakan pasar murah di berbagai wilayah secara masif.

“Pasar murah merupakan instrumen intervensi tercepat untuk mengendalikan harga komoditas yang mulai merangkak naik menjelang Lebaran,” kata Rajiv.

baca juga

Kendati demikian, Rajiv mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

Ia menjamin cadangan pangan nasional saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan depan.

“Sejauh ini stok pangan kita melimpah. Neraca pangan sembilan komoditas strategis nasional diproyeksikan dalam kondisi surplus hingga April 2026,” ungkapnya.

Namun, Rajiv mengingatkan pemerintah agar tetap waspada dan tidak lengah pascahari raya.

Menurutnya, stabilitas harga dan kelancaran rantai pasok harus tetap menjadi prioritas utama demi melindungi daya beli masyarakat.

Ia memastikan Komisi IV DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini secara ketat guna menyinkronkan ketersediaan stok dengan keterjangkauan harga di tingkat konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran

5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:10 WIB

Terpopuler: Biodata dan Profil Syifa Hadju, 5 Prompt Viral Kartu Ucapan Idulfitri

Terpopuler: Biodata dan Profil Syifa Hadju, 5 Prompt Viral Kartu Ucapan Idulfitri

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 07:05 WIB

Bacaan Takbiran Idulfitri Lengkap dengan Artinya: Jangan Sampai Salah Baca

Bacaan Takbiran Idulfitri Lengkap dengan Artinya: Jangan Sampai Salah Baca

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:30 WIB

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:29 WIB

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:25 WIB

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

×