Realistis, PPP Lirik Tokoh Eksternal untuk Diusung Nyapres Lewat Koalisi Bersama

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 18 Oktober 2021 | 16:22 WIB
Realistis, PPP Lirik Tokoh Eksternal untuk Diusung Nyapres Lewat Koalisi Bersama
Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani. (Dok. DPR)

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka peluang mengusung tokoh lain di luar internal kader partai untuk menjadi calon presiden (Capres) maupun calon wakil presiden (Cawapres). Kekinian di internal partai masih banyak suara berbeda dan belum satu suara menunjuk satu tokoh.

Kendati diakui, nama Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa yang santer disebut sebagai tokoh yang paling diusung. 

Waketum PPP Arsul Sani mengatakan bahwa PPP sendiri sejauh ini belum membahas terkait Pilpres 2024. PPP kata Arsul masih fokus dengan konsolidasi internal untuk Pileg agar kursi PPP kembali setidaknya seperti Pemilu 2014.

"Karena itu terkait Pilpres bagi PPP masih cair. Tapi kalau bicara aspirasi ya memang elemen pendukung PPP sudah ada yang mulai bersuara dan menuju nama yang tidak sama. Tentu ini dinamika yang memang tidak bisa dilarang," kata Arsul kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

PPP sendiri realistis dalam mengusung capres dari internal kader. Mengingat PPP tidak bisa mengusung calonny secara sendiri, sebab adanya ambang batas pencalonan presiden.

Karena itu, selain nama Suharso, PPP juga mulai melirik nama-nama lain. 

"Pak Suharso diusung sebagai calon internal, tapi karena PPP juga harus realistis sebagai partai paling kecil di parlemen, maka selain Pak Suharso kami juga perlu melirik sejumlah nama lain," ujar Arsul.

Arsul menilai ada peluang bagi partai-partai mengusung nama di luar kader internal. Melalui koalisi nantinya partai politik bisa menyepakati untuk mengusung tokoh lain yang memang tidak dari partai manapun.

"Apalagi kami melihat bisa jadi ada koalisi partai yang sepakat untuk mengusungnya capres dan cawapres tidak dari salah satu partai, tapi tokoh yang bisa menjadi milik bersama," kata Arsul.

baca juga

Tertarik Gabung Poros Ketiga

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi mengatakan bahwa PPP memungkinkan bergabung dalam poros ketiga untuk koalisi di Pemilihan Presiden ({Pilpres) 2024.

Baidowi mengatakan kemungkinan itu bisa saja terjadi mengingat pemberlakuan ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen. Dengan ambang batas itu, diketahui yang memenuhi untuk mencalonkan presiden tanpa koalisi ialah PDI Perjuangan. Sementara partai-partai lain memang perlu koalisi agar perolahan suara memenuhi ambang batas.

"Dengan ketentuan 20 persen kursi dan 25 persen suara itu berpotensi menjadi tiga poros. Kalau di beberapa media menyebutkan adalah satu poros PDIP, satu poros Golkar, dan satulagi poros lainnya," kata Baidowi dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/10/2021)

Baidowi mengatakan dalam poros ketiga itulah kemungkinan PPP bisa bergabung. Ia menyebutkan poros ketiga bisa saja gabungan dari Nasdem, PAN, dan PPP.

"Di poros yang lain itu, itu tergantung PPP juga, apakah PPP tertarik dengan poros ketiga, misalkan Nasdem, PAN, PPP itu sudah 21 persen. Itu memang memungkinkan," kata Baidowi.

Kendati begitu, Baidowi mengatakan bahwa PPP belum membicarakan hal tersebut krena dinilai masih jauh.

"Sekarang terkait dengan manufer partai lainnya, itu sah-sah kalau mau bermanufer. Karena partai politik memiliki strategi masing-masing termasuk dari PPP. PPP sebagai perwakilan partai yang religius tentu akan melengkapi partai partai yang nasionalis dari sisi religiusnya," tandas Baidowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang HUT ke-57, Golkar Pasang Target Menang 60 Persen Pilkada, Pileg 20 Persen

Jelang HUT ke-57, Golkar Pasang Target Menang 60 Persen Pilkada, Pileg 20 Persen

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:43 WIB

Cak Imin Terang-terangan Maju di Pilpres 2024: Saya Rasa Itu Tantangan, Saya Siap

Cak Imin Terang-terangan Maju di Pilpres 2024: Saya Rasa Itu Tantangan, Saya Siap

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 11:56 WIB

Hasto Kristiyanto Sebut Ganjar Pranowo Salah Satu Kader Terbaik PDIP

Hasto Kristiyanto Sebut Ganjar Pranowo Salah Satu Kader Terbaik PDIP

Sulsel | Senin, 18 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Viral Video Dukung Barisan Celeng dan Ganjar Pranowo Capres 2024 di Banjarnegara

Viral Video Dukung Barisan Celeng dan Ganjar Pranowo Capres 2024 di Banjarnegara

Jawa Tengah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×