alexametrics

Peringati Hari Santri 2021, Menag Yaqut Jelaskan Makna Santri Siaga Jiwa Raga

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh
Peringati Hari Santri 2021, Menag Yaqut Jelaskan Makna Santri Siaga Jiwa Raga
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (dokumentasi Kemenag)

Santri Siaga Jiwa Raga menjadi tema peringatan Hari Santri 2021

Suara.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memimpin Upacara Hari Santri Nasional di Kementerian Agama, Jumat (22/10/2021). Adapun peringatan Hari Santri tahun 2021 mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga.

Dalam pidatonya Yaqut mengatakan, tema tersebut merupakan bentuk pernyataan sikap santri Indonesia, agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

"Siaga jiwa, berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada aqidah, nilai dan ajaran Islam lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia," ujar Yaqut dalam pidatonya yang disiarkan kanal Youtube Kementerian Agama.

Kata Yaqut, santri di masa lalu selalu siaga dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: 15 Ucapan Hari Santri 2021 untuk Caption di Media Sosial

Karena itu, Yaqut meminta para santri saat ini selalu siaga yakni tidak akan pernah memberikan celah terhadap ancaman masuknya ideologi yang merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Bila di masa yang lalu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologiyang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia. Siaga raga berarti badan tubuh tenaga dan buah karya santri didedikasikan hanya untuk Indonesia," paparnya.

Lebih lanjut, Yaqut menuturkan santri tak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia.

Sehingga siaga jiwa raga sebagai komitmen santri yang sudah terbentuk dari tradisi pesantren.

"Siaga jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren, yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs yaitu mensucikan dengan cara digembleng. Melalui berbagai tirakat lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya menambahkan.

Baca Juga: 20 Ucapan Selamat Hari Santri 2021, Cocok buat Status Facebook hingga WA

Komentar