Pemerintah Berupaya Impor Obat Covid-19 Molnupiravir Dari Amerika

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:09 WIB
Pemerintah Berupaya Impor Obat Covid-19 Molnupiravir Dari Amerika
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pemerintah telah melakukan beragam upaya untuk mengantisipasi adanya gelombang lanjutan dari penyebaran Covid-19. Salah satu antisipasinya ialah mendatangkan obat Covid-19, yaitu Molnupiravir pada akhir tahun.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya mendampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke perusahaan farmasi Merck & Co di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Dari hasil pertemuan tersebut, pembahasan diantara keduanya telah mencapai tahap finalisasi persetujuan perolehan pengadaan obat Molnupiravir.

"Kami sudah sampai di tahap finalisasi agreement agar Indonesia bisa mengadakan tablet Molnupiravir diusahakan di akhir tahun ini. Sehingga kita punya cadangan cukup jika ada potensi gelombang berikutnya," kata Budi saat konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10/2021).

Selain mendatangkan obat, pemerintah Indonesia juga mengupayakan agar Merk & Co mau membangun pabrik di Tanah Air termasuk memberikan bahan baku obatnya.

Mengutip dari ANTARA, Molnupiravir, obat Covid-19 buatan perusahaan farmasi Merck & Co, digadang-gadang sebagai obat antivirus pertama yang ampuh mengobati infeksi virus Corona.

Ini yang mendasarai Merck untuk mengajukan izin penggunaan darurat tablet Covid-19 molnupiravir buatannya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Senin (11/10/2021).

Jika disetujui, tablet yang dikembangkan bersama Ridgeback Biotherapeutics tersebut akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk penyakit tersebut.

Persetujuan itu dapat membantu mengubah manajemen klinis COVID-19 karena tablet tersebut dapat dikonsumsi di rumah.

Molnupiravir mampu mengurangi separuh risiko kematian atau rawat inap bagi orang-orang yang paling berisiko mengalami penyakit Covid-19 parah, menurut Merck.

baca juga

Sejauh ini pengurutan virus yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pil Covid-19 ampuh melawan semua varian virus corona, termasuk Delta, kata perusahaan itu.

Data sementara tentang efikasi obat tersebut sangat berpengaruh terhadap saham perusahaan ketika dirilis pekan lalu.

Obat-obatan yang sudah ada, seperti obat antivirus remdesivir buatan Gilead Sciences yang diberikan lewat infus dan obat generik steroid deksametason, secara umum hanya diberikan kepada pasien rawat inap.

Sedangkan obat antibodi monoklonal produksi Regeneron Pharmaceuticals dan El Lilly sejauh ini terlihat hanya digunakan terbatas karena sulit diberikan kepada pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes: Indonesia Dipuji Amerika Karena Vaksinasi Hingga 2,3 Juta Per Hari

Menkes: Indonesia Dipuji Amerika Karena Vaksinasi Hingga 2,3 Juta Per Hari

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 18:52 WIB

Menkes Ungkap Kasus Covid-19 di 105 Daerah Meningkat

Menkes Ungkap Kasus Covid-19 di 105 Daerah Meningkat

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 18:11 WIB

Rachel Levine Transpuan Pertama yang Jadi Perwira Bintang Empat di AS

Rachel Levine Transpuan Pertama yang Jadi Perwira Bintang Empat di AS

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

×