Usul Jumlah Capres Diperbanyak, Fahri: Mempersempit Pertarungan Tak Sehat Bagi Republik

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:03 WIB
Usul Jumlah Capres Diperbanyak, Fahri: Mempersempit Pertarungan Tak Sehat Bagi Republik
Fahri Hamzah. [Instagram fahrihamzah].

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora, Fahri Hamzah, kini mengusulkan agar sistem Pemilihan Presiden di Indonesia harus diubah mengikuti aturan dalam konstitusi.

Konstitusi yang dimaksud Fahri yakni memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra putri terbaik bangsa untuk maju dalam pemilihan.

"Padahal kita pengennya tarungnya itu kalau bisa diperluas. Saya ingin ada orang Aceh jadi capres, orang Papua jadi capres ya kan. Ada orang dari Indonesia Tengah menjadi capres, ada orang dari Utara jadi capres, jadi (aturan ini) nggak bisa gitu loh," kata Fahri kepada wartawan, seperti dikutip Suara.com, Selasa (26/10/2021).

"Karena kita sudah mempersempit ladang pertarungan nggak sehat bagi republik," Fahri menambahkan.

Mantan Wakil Ketua DPR itu menyebut menjelang Pilpres 2024 mulai muncul kejadian misterius. Salah satunya banyak figur yang muncul dideklarasikan maju, namun pada akhirnya yang dihadapkan pada masyarakat hanya dua pilihan.

"Tiba-tiba tinggal dua, tiba-tiba kita harus milih itu kan misterius ya," katanya.

Menurutnya, jika hanya 2 pasangan calon yang dimunculkan dalam Pilpres hanya akan berujung pembelahan di masyarakat. Ia menilai, konsolidasi yang ada menjadi kacau ditandai dengan cara memilih pemimpin.

"Terlalu banyak insidentil terlalu banyak misteri gitu loh. Ini yang harus ditata dengan baik itu lebih produktif untuk dibahas," tuturnya.

Lebih lanjut, Fahri berharap agar ambang batas pencalonan Presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen bisa diturunkan.

baca juga

Menurutnya langkah tersebut sudah sesuai dengan konstitusi.

"Iya harusnya begitu (diturunkan PT). Itu maunya konstitusi begitu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Banyak Figur Dideklarasikan Maju Pilpres, Fahri Hamzah: Terlalu Banyak Misteriusnya

Mulai Banyak Figur Dideklarasikan Maju Pilpres, Fahri Hamzah: Terlalu Banyak Misteriusnya

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:53 WIB

Menilik Ramalan Joyoboyo: Tiga Tokoh Ini Bakal Jadi Presiden 2024

Menilik Ramalan Joyoboyo: Tiga Tokoh Ini Bakal Jadi Presiden 2024

Sumsel | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Ramalan Joko Joyoboyo Pilpres 2024 Ala Arief Poyuono, 3 Sosok yang Namanya Mendekati

Ramalan Joko Joyoboyo Pilpres 2024 Ala Arief Poyuono, 3 Sosok yang Namanya Mendekati

Bali | Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:08 WIB

Yaqut Soal Kemenag Hadiah untuk NU, Fahri Hamzah: Mungkin Ingin Hibur Kiai, Tapi..

Yaqut Soal Kemenag Hadiah untuk NU, Fahri Hamzah: Mungkin Ingin Hibur Kiai, Tapi..

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 17:33 WIB

Menohok! Jawaban Fahri Hamzah Ketika Ditanya Tertarik atau Tidak jadi Jubir Presiden

Menohok! Jawaban Fahri Hamzah Ketika Ditanya Tertarik atau Tidak jadi Jubir Presiden

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:56 WIB

Terkini

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius

Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:06 WIB

DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta

DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:04 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:02 WIB

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:00 WIB

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:42 WIB

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier

Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:35 WIB

Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris

Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:28 WIB