Rawat Keberagaman, Kemendikburistek Gelar Sarasehan Anggoro Kasih di Pondok Pesantren

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:37 WIB
Rawat Keberagaman, Kemendikburistek Gelar Sarasehan Anggoro Kasih di Pondok Pesantren
Sarasehan Anggoro Kasih, Minggu (25/10/2021). (Dok: Kemendikbudristek)

Suara.com - Dalam bentuk upaya merawat keberagaman Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Sarasehan Anggoro Kasih secara tatap muka, Minggu (25/10/2021).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), yaitu organisasi wadah yang menghimpun organisasi kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yang sifatnya legal dan sudah berbadan hukum. Kegiatan kali ini berbeda dari yang sebelumnya, karena diadakan di Pondok Pesantren tepatnya Pondok Pesantren Ahlus-Shafa Wal Wafa, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Tentu saja kegiatan yang berlangsung dengan hikmat dan penuh keakraban, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA), Sjamsul Hadi mengatakan, Sarasehan Anggoro Kasih merupakan sebuah forum diskusi untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai dan sistem kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yang rutin dilaksanakan pada hari Senin malam atau malam Selasa Kliwon, dengan mengundang berbagai elemen masyarakat yang berasal dari latar belakang berbagai agama dan kepercayaan," papar Sjamsul.

Menurutnya, Sarasehan Anggoro Kasih merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa cinta kasih, baik antar umat beragama dan penghayat kepercayaan, maupun masyarakat pada umumnya.

"Tujuan kami adalah menjaga keseimbangan antara kebebasan beragama dan berkepercayaan dengan komitmen kebangsaan untuk menumbuhkan cinta Tanah Air," jelasnya.

Sarasehan Anggoro Kasih kali ini melibatkan banyak elemen masyarakat yang berlatar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda. "Darma dalam agama dan darma dalam bernegara” menjadi tema Sarasehan Anggoro Kasih.

Kegiatan kali ini menghadirkan pembicara K.H. Mohammad Nizam As-Shofa sebagai pengasuh Pondok Pesantren Ahlus-Shafa Wal Wafa, Naen Soeryono sebagai Presidium Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), dan Dr. Akhol Firdaus sebagai perperwakilan dari akademisi.

Baca Juga: Kuota Internet Gratis Kemendikbudristek Kembali Disebar ke 26,6 Juta Penerima

“Semoga Sarasehan Anggoro Kasih menjadi sebuah arena diskusi untuk menggali nilai-nilai luhur Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat dipahami dan diinternalisasikan nilai-nilai budaya spiritual dan kearifan lokalnya,” pungkas Sjamsul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI