Ngeri! Gegara Aksi Geng Kriminal, Haiti Dilanda Krisis BBM, Rumah Sakit Terancam Tutup

Bangun Santoso

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Ngeri! Gegara Aksi Geng Kriminal, Haiti Dilanda Krisis BBM, Rumah Sakit Terancam Tutup
Foto diambil 18 Oktober 2021, di mana sejumlah warga berjalan di tengah aksi mogok mengkritisi ketidakamanan Kota Port-au-Prince, Ibu Kota Haiti pasca-penculikan 17 misionaris AS dan Kanada. (foto: AFP)

Suara.com - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Haiti masih kehabisan stok pada Selasa (26/10/2021) waktu setempat, ketika geng kriminal memblokade pintu masuk pelabuhan dan pemimpin mereka mendesak Perdana Menteri Ariel Henry untuk mundur.

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) membuat warga Haiti sulit mendapatkan transportasi dan memaksa sejumlah bisnis menghentikan operasi.

Rumah sakit yang bergantung pada pembangkit listrik diesel --akibat seringnya pemadaman listrik-- kemungkinan juga akan tutup.

Situasi itu telah menambah beban penduduk yang masih berjuang menghadapi krisis ekonomi.

Mereka juga khawatir pada kasus-kasus penculikan oleh geng kejahatan, termasuk penyanderaan sekelompok misionaris Amerika dan Kanada awal bulan ini.

Jimmy "Barbecue" Cherizier, kepala geng koalisi "G9" di kawasan metropolitan ibu kota Port-au-Prince, mengatakan pada Senin malam bahwa dirinya akan memastikan keamanan distribusi BBM jika Henry lengser.

"Daerah-daerah yang dikuasai G9 ditutup dengan hanya satu alasan - kami menuntut pengunduran diri Ariel Henry," kata Cherizier dalam wawancara radio.

"Jika Ariel Henry mundur pada jam 8 pagi, pada jam 8.05 kami akan membuka jalan dan semua truk boleh melintas untuk mengangkut bahan bakar."

Juru bicara kantor perdana menteri belum menanggapi permintaan untuk berkomentar dan Cherizier tidak bisa dihubungi.

baca juga

Pernyataannya menunjukkan bagaimana geng-geng kriminal telah mengambil alih peran politik, menyusul pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada Juli.

Cherizier sebelumnya mengatakan Henry harus "menjawab pertanyaan" yang mengaitkan dirinya dengan pembunuhan Moise. Henry membantah keterlibatannya dalam peristiwa itu.

Pemilu awalnya dijadwalkan akan digelar pada November namun ditunda setelah bulan lalu Henry membubarkan dewan pemilihan yang dianggap condong pada Moise.

Henry berjanji akan menunjuk dewan nonpartisan yang akan menetapkan tanggal pemilu.

BMPAD, biro bantuan luar negeri Haiti yang mengawasi pengadaan BBM, mengunggah video di Twitter yang mengatakan bahwa negara itu memiliki stok 150.000 barel solar dan 50.000 barel bensin. Tambahan 50.000 barel bensin akan tiba pada Rabu.

Sebanyak 100.000 barel solar dan bensin akan memasok kebutuhan BBM Haiti untuk 5-7 hari, kata Marc Andre Deriphonse, ketua asosiasi pemilik SPBU, ANAPROSS.

Kalangan bisnis telah diperingatkan bahwa mereka kemungkinan akan tutup karena BBM langka. Para penyedia telekomunikasi mengatakan sejumlah menara pemancar sudah tidak bisa beroperasi.

"(Situasi) ini terburuk yang pernah saya lihat," kata seorang pengemudi ojek yang sedang menunggu penumpang di luar Port-au-Prince, saat ditanya tentang kelangkaan BBM.

Para pengojek mengikat wadah satu galon di sepeda motor mereka dengan harapan bisa mengisinya dengan bensin yang dijual di pasar gelap.

Harga segalon bensin di pinggir jalan bisa mencapai 20 dolar AS (sekitar Rp283.500), jauh lebih tinggi dibanding harga di SPBU yang hanya 2 dolar.

Pelaku bisnis angkutan menyerukan mogok untuk memprotes gelombang penculikan, yang telah membuat takut sopir truk dan pekerja angkutan umum.

Badan anak-anak PBB, UNICEF, pada Minggu mengatakan telah bernegosiasi untuk mengirim BBM ke rumah sakit namun pihak pemasok kemudian menolak dengan alasan keamanan.

Di sebuah pos polisi dekat Port-au-Prince, dua petugas tak bisa bertugas lantaran kehabisan BBM, kata seorang polisi yang tak mau disebutkan namanya.

"Sebagian besar kendaraan kami hanya terisi seperempat tangki," katanya. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Di Youtube, Pemimpin Geng Penculik 16 Misionaris AS Minta Tebusan Rp 240 Miliar

Muncul Di Youtube, Pemimpin Geng Penculik 16 Misionaris AS Minta Tebusan Rp 240 Miliar

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:20 WIB

Kelompok Penculik di Haiti Minta Uang Tebusan Rp 240 M kepada AS dan Kanada

Kelompok Penculik di Haiti Minta Uang Tebusan Rp 240 M kepada AS dan Kanada

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Pemogokan Umum di Haiti Usai 17 Misionaris Diculik Geng Kriminal

Pemogokan Umum di Haiti Usai 17 Misionaris Diculik Geng Kriminal

Foto | Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:45 WIB

Geng Mawozo Disebut Jadi Dalang Pelaku Penculikan 17 Misionaris AS di Haiti

Geng Mawozo Disebut Jadi Dalang Pelaku Penculikan 17 Misionaris AS di Haiti

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Ngeri! 17 Misionaris AS dan Keluarganya Diculik di Haiti

Ngeri! 17 Misionaris AS dan Keluarganya Diculik di Haiti

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Inggris Dilanda Kelangkaan BBM, Militer Dikerahkan

Inggris Dilanda Kelangkaan BBM, Militer Dikerahkan

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 06:49 WIB

Ganasnya Krisis BBM di Inggris, Bentley Milik CR7 Tak Kebagian Bensin Meski Antre 7 Jam

Ganasnya Krisis BBM di Inggris, Bentley Milik CR7 Tak Kebagian Bensin Meski Antre 7 Jam

News | Kamis, 30 September 2021 | 17:57 WIB

Terkini

Jokowi Safari Politik, Golkar: Beliau Bukan Presiden Lagi, Kami Tegak Lurus ke Pak Prabowo!

Jokowi Safari Politik, Golkar: Beliau Bukan Presiden Lagi, Kami Tegak Lurus ke Pak Prabowo!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:11 WIB

5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Mengapa Calon Manajer Koperasi Ikut Pelatihan Militer?

5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Mengapa Calon Manajer Koperasi Ikut Pelatihan Militer?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Pengamat UMY Soal Safari Politik Jokowi dan PSI: Upaya Amankan Oligarki Lewat Politik 'Bagi Uang'

Pengamat UMY Soal Safari Politik Jokowi dan PSI: Upaya Amankan Oligarki Lewat Politik 'Bagi Uang'

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:59 WIB

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:57 WIB

Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah

Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:43 WIB

Siapkan Bukti Video, Roy Suryo Serang Balik Prosedur Polisi Lewat 3 Poin Praperadilan

Siapkan Bukti Video, Roy Suryo Serang Balik Prosedur Polisi Lewat 3 Poin Praperadilan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:43 WIB

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:24 WIB

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

×