Masyarakat Adat Ekuador Gelar Demo Besar-besaran Protes Kenaikan Harga BBM

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:42 WIB
Masyarakat Adat Ekuador Gelar Demo Besar-besaran Protes Kenaikan Harga BBM
Masyarakat Adat Ekuador Gelar Demo Besar-besaran Protes Kenaikan Harga BBM. Ilustrasi demonstrasi (Shutterstock).

Suara.com - Masyarakat adat Ekuador melakukan demonstrasi pada Selasa (26/10/2021) sebagai gerakan untuk memulai “paro nacional” yang berarti “mogok nasional” atas kenaikan harga bahan bakar dengan menghentikan arteri transit utama di pedesaan.

Mengutip Aljazeera, Rabu (27/10/2021), rencana para demonstran yakni memasuki istana presiden yang dijaga ketat dengan damai. Pagar besi dan polisi anti huru-hara memblokir jalan-jalan menuju istana.

Masyarakat adat dan kelompok kolektif sosial lainnya telah menuntut Presiden konservatif Ekuador Guillermo Lasso membalikkan lonjakan baru-baru ini dalam harga bahan bakar yang diumumkan pekan lalu.

Presiden Konfederasi Kebangsaan Adat (CONAIE), Leonidas Iza, mengatakan kepada wartawan, “beberapa hari yang lalu, presiden menyebut saya destabilisator. Orang Ekuador tidak punya waktu untuk ini, kami semua prihatin dengan masalah ekonomi.”

Pada siang hari, seorang juru bicara pemerintah mengatakan polisi telah menahan 18 demonstran di penghalang jalan.

Di bawah tekanan dari CONAIE dan legislator Pribumi, Lasso mengumumkan pekan lalu bahwa dia membekukan kenaikan bulanan harga bahan bakar.

Namun, pemerintah menetapkan harga baru sedikit lebih tinggi daripada yang diharapkan yang mulai berlaku pada Oktober 2021.

Bensin tetap seharga 2,55 dolar AS atau sekitar Rp 36.000 per galon (sekitar Rp 9.400 per liter) dan solar seharga 1,90 dollar AS atau sekitar Rp 26.900 per galon (sekitar Rp 7.000 per liter).

Lasso pada Jumat lalu mengatakan dalam pengumuman nasional, "kami telah mendengarkan Anda, rakyat, dan juga sektor politik dan sosial untuk mencapai kesepakatan yang membawa kita kepada stabilitas, di mana ekonomi tumbuh dan menciptakan lapangan kerja.”

CONAIE menolak pengumuman presiden dan mengatakan protes terkait kenaikan harga bahan bakar akan berjalan sesuai rencana. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ombudsman Minta Pemda DIY Tindaklanjuti Soal Temuan Maladministrasi Pada Pergub No 1 2021

Ombudsman Minta Pemda DIY Tindaklanjuti Soal Temuan Maladministrasi Pada Pergub No 1 2021

Jogja | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:52 WIB

Ombudsman DIY Sebut Terjadi Tindakan Maladministrasi Pada Pergub Soal Larangan Demonstrasi

Ombudsman DIY Sebut Terjadi Tindakan Maladministrasi Pada Pergub Soal Larangan Demonstrasi

Jogja | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Tak Boleh Aksi di Dekat Istana, Mahasiswa ke Polisi: Tugasmu Mengayomi!

Tak Boleh Aksi di Dekat Istana, Mahasiswa ke Polisi: Tugasmu Mengayomi!

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:07 WIB

Israel Uji Coba Drone Komersial dengan Mengirim Sushi dan Bir

Israel Uji Coba Drone Komersial dengan Mengirim Sushi dan Bir

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB