Hadiri KTT ASEAN, Presiden Joe Biden Turut Kecam Junta Militer Myanmar

Bangun Santoso

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:53 WIB
Hadiri KTT ASEAN, Presiden Joe Biden Turut Kecam Junta Militer Myanmar
Presiden AS Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]

Suara.com - ASEAN dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden sama-sama mengecam Myanmar pada Selasa (26/10/2021), ketika KTT ASEAN dibuka tanpa diikuti Myanmar setelah pemimpin junta negara itu ditolak kehadirannya karena tidak menjalankan rencana perdamaian yang telah disepakati.

"Hari ini, ASEAN tidak mengusir Myanmar dari kerangka ASEAN. Adalah Myanmar yang menyia-nyiakan haknya," kata Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang akan menjadi ketua ASEAN tahun depan.

"Sekarang kita berada dalam situasi ASEAN tanpa satu anggota. Bukan karena ASEAN, tapi karena Myanmar," ujar Hun Sen.

Biden menjadi presiden Amerika Serikat pertama yang hadir pada pertemuan puncak dengan ASEAN dalam empat tahun terakhir.

Selama pertemuan yang berlangsung secara virtual tersebut, dia menyatakan "keprihatinan yang sangat mendalam" atas kekerasan yang terjadi di Myanmar.

Biden mendesak militer Myanmar untuk membebaskan orang-orang yang ditahan secara tidak sah, kata Gedung Putih.

ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) sebelumnya mengatakan pihaknya akan menerima kehadiran perwakilan nonpolitik dari Myanmar untuk mengikuti KTT.

Junta menolak persyaratan tersebut dan mengatakan hanya akan mengikuti KTT jika pemimpin junta atau menterinya yang hadir.

Myanmar sendiri mengatakan tidak mengikuti KTT karena ada "penolakan terhadap kehadiran Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan atau perwakilan tingkat Menteri."

baca juga

Dalam pernyataan yang dikeluarkan kementerian luar negerinya, Myanmar mengatakan pihaknya "tidak berniat untuk memperlihatkan protes terhadap ASEAN ataupun memboikot ASEAN."

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, yang saat ini merupakan ketua ASEAN, mengatakan Myanmar perlu diberi ruang untuk kembali ke kegiatan normal sesuai dengan prinsip ASEAN soal tidak mencampuri urusan dalam negeri negara-negara anggotanya.

Para pemimpin kawasan itu mendesak agar "mediasi dilakukan terhadap situasi di Myanmar untuk menjaga kredibilitas ASEAN," kata Bolkiah melalui pernyataan.

Penolakan terhadap kehadiran junta Myanmar pada KTT merupakan langkah berani yang jarang diambil oleh ASEAN, yang selama ini dikenal menerapkan prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri anggotanya.

Brunei, dengan dukungan mayoritas anggota ASEAN, adalah pihak yang memutuskan untuk menolak kehadiran pemimpin junta Myanmar pada KTT.

Sementara itu, militer Myanmar --yang telah berkuasa di negara itu dalam 49 dari 60 tahun terakhir-- menuding ASEAN meninggalkan norma-norma yang dianutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Besar Antusiasme Peminat Mobil Listrik di Indonesia Dibandingkan Tetangga ASEAN?

Seberapa Besar Antusiasme Peminat Mobil Listrik di Indonesia Dibandingkan Tetangga ASEAN?

Otomotif | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:16 WIB

Fokus Hubungan ASEAN-AS, Ini Tiga Harapan Jokowi

Fokus Hubungan ASEAN-AS, Ini Tiga Harapan Jokowi

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Jokowi Dorong Kemitraan yang Saling Menghormati di KTT ASEAN-RRT

Jokowi Dorong Kemitraan yang Saling Menghormati di KTT ASEAN-RRT

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 06:10 WIB

Jokowi di KTT ASEAN: Kita Hidup Dinamis, Rivalitas Antara Kekuatan Besar Makin Mengemuka

Jokowi di KTT ASEAN: Kita Hidup Dinamis, Rivalitas Antara Kekuatan Besar Makin Mengemuka

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Jokowi Pidato Virtual: ASEAN Terus Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin

Jokowi Pidato Virtual: ASEAN Terus Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:07 WIB

Resmi! KTT ASEAN Dimulai Tanpa Kehadiran Myanmar

Resmi! KTT ASEAN Dimulai Tanpa Kehadiran Myanmar

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Salah Ucap Joe Biden Timbulkan Kekhawatiran di Cina dan Asia

Salah Ucap Joe Biden Timbulkan Kekhawatiran di Cina dan Asia

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:42 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×