Pasien Anak Pneumonia Disebut Membludak di RS, Wagub DKI: Masih di Tingkat Wajar

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:58 WIB
Pasien Anak Pneumonia Disebut Membludak di RS, Wagub DKI: Masih di Tingkat Wajar
Pasien Anak Pneumonia Disebut Membludak di RS, Wagub DKI: Masih di Tingkat Wajar. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [ANTARA/Yogi Rachman]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal kabar meledaknya jumlah pasien anak yang mengidap pneumonia. Ia membantah terjadinya lonjakan kasus tersebut di Rumah Sakit.

Riza mengaku sudah memastikan hal ini langsung kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Jumlah angka pneumonia di berbagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) masih normal.

"Tidak ada peningkatan sebagaimana yang disampaikan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Politisi Gerindra ini pun menilai peningkatan hanya terjadi di RSUD tempat pemberi kabar itu bekerja. Sementara secara keseluruhan angka pasien pneumonia di ibu kota masih terbilang wajar.

"Mungkin kebetulan di rumah sakit tersebut ada peningkatan tetapi secara umum dijakarta tidak ada peningkatan masih normal dan wajar," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial twitter mengenai membludaknya jumlah pasien anak pengidap pneumonia di Jakarta. Bahkan, jumlahnya disebut terlalu banyak hingga ruangan khusus pasien pneumonia penuh.

Hal ini dikatakan oleh pemilik akun twitter @dedsperadroo melalui cuitannya. Ia mengaku bekerja di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di ibu kota.

"Di RSUD mendadak lagi banyak banget pasien anak dengan pneumonia sampai ruangan pneumonia-nya penuh," kata pemilik akun itu, Minggu (24/10/2021).

Ia tak mengatakan semua kasus pneumonia itu berkaitan dengan Covid-19. Namun, berdasarkan aturan medis, pasien pneumonia harus dicurigai sebagai Covid-19 sampai hasil tes PCR mereka negatif.

baca juga

"Sehingga tetap butuh kewaspadaan. Dan prokes yang baik gak cuma mencegah Covid-19, tapi beragam penyakit lain yah," jelasnya.

Pemilik akun itu meminta agar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 tetap dilakukan. Sebab, pneumonia juga bisa menular lewat virus. Selain itu, orang tua juga diminta segera membawa anak untuk melakukan vaksinasi.

"Pneumonia pada anak gak cuma karena Covid-19, tapi bisa juga karena atau bahkan koinfeksi dengan virus atau kuman lain yang kebanyakan bisa dicegah dengan imunisasi. Jadi take home message-nya lengkapi imunisasi si kecil ya," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti belum mau memastikan mengenai membludaknya pasien anak yang mengidap pneumonia. Ia mengaku akan memeriksanya terlebih dahulu.

"Kami check, re-check," pungkasnya saat dikonfirmasi Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Konser BTS di JIS Demi Pemilu, Wagub DKI: Nanti Acara Nenek-nenek Dibilang Politik

Bantah Konser BTS di JIS Demi Pemilu, Wagub DKI: Nanti Acara Nenek-nenek Dibilang Politik

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Sopir TransJakarta Jadi Tersangka Kecelakaan di Cawang, Wagub DKI Bilang Begini

Sopir TransJakarta Jadi Tersangka Kecelakaan di Cawang, Wagub DKI Bilang Begini

Jakarta | Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:05 WIB

Sudah Meninggal, Sopir Kecelakaan Maut TransJakarta Jadi Tersangka

Sudah Meninggal, Sopir Kecelakaan Maut TransJakarta Jadi Tersangka

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 23:33 WIB

Anies Digugat karena PPKM, Wagub DKI: Tolong Sesuai dengan Data dan Fakta

Anies Digugat karena PPKM, Wagub DKI: Tolong Sesuai dengan Data dan Fakta

Jakarta | Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:36 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×