alexametrics

Bikin Pelayanan Publik Buruk, DPR Wanti-wanti: Jangan Loloskan Peserta CPNS Curang!

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Bikin Pelayanan Publik Buruk, DPR Wanti-wanti: Jangan Loloskan Peserta CPNS Curang!
Bikin Pelayanan Publik Buruk, DPR Wanti-wanti: Jangan Loloskan Peserta CPNS Curang! Ilustrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Agama Sulsel yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa 26 Oktober 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

"Melihat kecurigaan kecurangan, itu dilakukan secara terorganisir, bukan oleh satu atau dua orang," tukasnya.

Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta indikasi kecurangan dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS harus menjadi perhatian serius. Puan meminta pemerintah melalui instansi terkait dan aparat mengusut tuntas.

Ia berujar adanya kecurangan oleh peserta akan berdampak terhadap pelayanan publik yang buruk. Sebab,  kecurangan yang dilakukan berpotensi meloloskan para peserta yang tidak memiliki kemampuan dan integritas.

Hal itu yang jelas tidak diinginkan publik. Karena itu Puan mewanti-wanti agar peserta yang kedapatan curang dalam SKD tidak diloloskan.

“Kami tidak ingin pelayanan publik menjadi buruk dengan adanya ASN yang lolos tes CPNS dari hasil cheating. Peserta yang cheating jangan sampai lolos!” kata Puan di Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Puan Maharani Sarankan Penanaman Microchip di Tangan?

Puan meminta investigasi menyeluruh terhadap kasus dugaan kecurangan. Setelahnya ia meminta ada evaluasi terhadap sistem dan mekanisme pelaksanaan SKD.

“Termasuk dari segi IT. BKN harus bisa menutup celah kecurangan tes CPNS baik secara teknologi maupun SDM yang bertugas,” ujar Puan.

ASN Terlibat bakal Dipecat

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan oknum aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat tindak kecurangan CASN atau rekrutmen CPNS harus dipecat.

"Jika terbukti ada ASN yang terlibat di dalamnya, ASN yang terlibat harus dipecat," kata Tjahjo Kumolo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Puan Maharani Sambut Baik Tes Antigen untuk Semua Perjalanan

Tjahjo mengatakan, praktik kecurangan dalam rekrutmen CASN tersebut menghambat percepatan cita-cita reformasi birokrasi seperti yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo.

Komentar