Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

Bella

Minggu, 08 Maret 2026 | 17:09 WIB
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
Asap tebal akibat Karhutla menyelimuti ruas jalan galangan di Kecamatan Anjungan Kabupaten Mempawah menghambat pandangan para pengguna jalan. (ANTARA/Rendra Oxtora)
  • Kebakaran hutan dan lahan gambut melanda Anjongan, Mempawah, Kalimantan Barat sejak 5 Maret 2026, membakar sekitar 10 hektare lahan kering.
  • Api sempat menjalar mendekati tepi Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh, mengancam ruko kafe di pinggir jalan tersebut.
  • Pemadaman melibatkan petugas gabungan dengan kendala utama minimnya sumber air dan kondisi lahan gambut sangat kering.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sejak Kamis (5/3/2026). Api dilaporkan membakar sekitar 10 hektare lahan gambut dan hingga kini petugas gabungan masih berupaya melakukan pemadaman.

Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto mengatakan kebakaran terjadi di kawasan RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar yang didominasi semak belukar kering serta lahan tidak terkelola.

"Kebakaran terjadi di lahan gambut kawasan RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan dan sampai saat ini masih terjadi. Area yang terbakar didominasi semak belukar kering serta lahan tidak terkelola sehingga api cepat membesar," kata Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto di Anjongan, seperti dikutip dari Antara, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan kobaran api sempat menjalar secara sporadis hingga mendekati tepi Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena api mulai mendekati bangunan di sekitar lokasi.

"Lahan yang terbakar merupakan gambut kering dengan hamparan semak belukar cukup luas dan tidak dikelola. Api sempat meluas hingga mendekati ruko kafe di pinggir Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh, sehingga kami bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas," tuturnya.

Saat ini, kepemilikan lahan yang terbakar masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang.

Proses pemadaman melibatkan berbagai instansi. Polres Mempawah mengerahkan satu unit mobil water canon untuk membantu menjinakkan api, sementara BPBD Kabupaten Mempawah menurunkan tiga unit mobil tangki air ke lokasi.

"Sementara itu, BPBD Kabupaten Mempawah menurunkan tiga unit mobil tangki air guna mempercepat proses pemadaman," kayanya.

Selain itu, personel Polsek Anjongan, Polsek Sungai Pinyuh, anggota Koramil Sungai Pinyuh, serta jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah juga dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan.

Petugas gabungan hingga kini masih melakukan pendinginan di sejumlah titik api untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Iptu Andrianto mengungkapkan upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama karena kondisi lahan gambut yang kering serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.

"Kendala yang kami hadapi di antaranya tidak adanya sumber air di sekitar lokasi kebakaran, kondisi lahan gambut yang kering dengan hamparan yang cukup luas, serta cuaca panas dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat menjalar," kata dia.

Hingga saat ini, petugas terus melakukan penyekatan dan pendinginan di area kebakaran guna mencegah api merambat ke lahan lain maupun bangunan warga di sekitar lokasi.

"Tindakan penyekatan dan pendinginan area terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar rambatan api tidak semakin meluas ke area lahan lainnya maupun merusak bangunan yang berada di sekitar titik api," kata Andrianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:56 WIB

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Foto | Senin, 09 Februari 2026 | 18:58 WIB

Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:57 WIB

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:34 WIB

Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya

Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:15 WIB

Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah

Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah

News | Senin, 02 Februari 2026 | 07:22 WIB

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 19:14 WIB

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:06 WIB

Majelis Adat Budaya Tionghoa Buka Suara soal Penyerangan 15 WNA China di Kawasan Tambang Emas

Majelis Adat Budaya Tionghoa Buka Suara soal Penyerangan 15 WNA China di Kawasan Tambang Emas

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 12:30 WIB

Imigrasi Dalami Penyerangan 15 WNA China Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum di Tambang Emas Kalbar

Imigrasi Dalami Penyerangan 15 WNA China Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum di Tambang Emas Kalbar

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:22 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB