Kepala KSP Moeldoko Sebut Uni Eropa Masih Butuh Kelapa Sawit Indonesia

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 08 November 2021 | 16:34 WIB
Kepala KSP Moeldoko Sebut Uni Eropa Masih Butuh Kelapa Sawit Indonesia
Kepala Staf Presiden RI Moeldoko menerima audensi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di gedung Bina Graha Jakarta, Senin (8/11/2021).

Suara.com - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan Uni Eropa masih membutuhkan kelapa sawit asal Indonesia. Buktinya kata Moeldoko, ekspor minyak sawit Indonesia ke Eropa naik hingga 26 persen pada 2020. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audensi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Gedung Bina Graha Jakarta, Senin (8/11/2021).

"Yang dipermasalahkan Uni Eropa soal keberlanjutan biofuel yang berasal dari kelapa sawit, bukan pada kelapa sawitnya," ujar Moeldoko.

Moeldoko menyebut, Uni Eropa saat ini menerapkan standar tinggi dan ketat dalam membeli produk dari negara lain, bukan hanya pada kelapa sawit tapi juga komoditi lain. 

"Salah satu standar yang dipakai apakah produk atau komoditi tersebut memberikan dampak pada perusakan lingkungan atau tidak. Nah ini yang harus menjadi perhatian semua, termasuk para petani sawit," ucap Moeldoko. 

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket mengakui, negara-negara Uni Eropa berambisi menjadikan Eropa sebagai benua netral iklim pada 2050, dan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 55 persen pada 2030. 

"Ada perubahan aturan-aturan yang diprediksi akan memperketat, atau bahkan melarang masuknya produk yang tidak ramah lingkungan ke Eropa. Karena itu Indonesia memproduksi komoditas-komoditas yang diekspor ke Eropa dengan lebih berkelanjutan," tutur Vincent.

Menanggapi persyaratan pasar Uni Eropa tersebut, Ketua Umum APKASINDO Gulat Manurung mengklaim, petani sawit Indonesia sudah mengedepankan keberlanjutan, baik dari sisi ekonomi, ekologi, dan sosial. 

"Empat puluh dua persen petani  di 22 provinsi di Indonesia harus berkelanjutan dalam mengelola sawit sesuai aturan yang ada pada omnibus law cipta kerja," jelas Gulat. 

baca juga

KSP memfasilitasi pertemuan APKASINDO dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, untuk mencari titik temu terkait masalah sawit. 

Seperti diketahui, Komisi Uni Eropa telah mengancam keberlangsungan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Indonesia ke Eropa melalui regulasi Renewable Energy Directive (RED II) yang dikeluarkan pada 2018. 

Kebijakan ini mewajibkan negara-negara Uni Eropa harus menggunakan RED II paling sedikit 32 persen dari total konsumsi energi negaranya.

Tak hanya itu, kebijakan tersebut juga mengesampingkan bahkan mengeluarkan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku produksi biofuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko: Uni Eropa Masih Butuh Kelapa Sawit Indonesia

Moeldoko: Uni Eropa Masih Butuh Kelapa Sawit Indonesia

Kaltim | Senin, 08 November 2021 | 15:08 WIB

Kelapa Sawit Indonesia Disebut Masih Dibutuhkan Uni Eropa

Kelapa Sawit Indonesia Disebut Masih Dibutuhkan Uni Eropa

Riau | Senin, 08 November 2021 | 15:04 WIB

PLN Terima Dana Hibah 1,3 juta Dolar AS Untuk Modernisasi Kontrol Tenaga Listrik

PLN Terima Dana Hibah 1,3 juta Dolar AS Untuk Modernisasi Kontrol Tenaga Listrik

Bisnis | Senin, 08 November 2021 | 12:34 WIB

Terkini

World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah

World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:39 WIB

Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien

Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 16:38 WIB

Heboh! Hotel di Bali Mulai Dilego Puluhan hingga Ratusan Miliar, Koster Cek Penyebabnya

Heboh! Hotel di Bali Mulai Dilego Puluhan hingga Ratusan Miliar, Koster Cek Penyebabnya

Bali | Senin, 21 September 2026 | 16:38 WIB

Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain

Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:35 WIB

Apa Weton Paling Sabar tapi kalau Marah Sangat Mengerikan?

Apa Weton Paling Sabar tapi kalau Marah Sangat Mengerikan?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:35 WIB

Provokasi Benjamin Netanyahu: Lakukan Ritual Yahudi di Masjid Al-Aqsa

Provokasi Benjamin Netanyahu: Lakukan Ritual Yahudi di Masjid Al-Aqsa

News | Senin, 21 September 2026 | 16:35 WIB

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:31 WIB

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:30 WIB

Capek Antre Pertalite? Segini Harga Motor Listrik United Terbaru September 2026

Capek Antre Pertalite? Segini Harga Motor Listrik United Terbaru September 2026

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:28 WIB

5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali

5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:27 WIB

×