Inflasi Jakarta Terkendali, BI Perkuat Koordinasi dengan Pemprov DKI

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 11 November 2021 | 00:05 WIB
Inflasi Jakarta Terkendali, BI Perkuat Koordinasi dengan Pemprov DKI
Ilustrasi inflasi. [Istimewa].

Suara.com - Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan inflasi DKI pada bulan Oktober 2021 masih terkendali.

Onny mengatakan hal tersebut tak terlepas dari koordinasi yang dilakukan antara BI DKI dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

"Inflasi Jakarta di bulan Oktober masih terkendali, tentunya tidak terlepas dari hasil koordinasi dan langkah-langkah yang dilakukan TPID DKI Jakarta," ujar Onny, Rabu (10/11/2021).

Onny menuturkan selama Oktober 2021, TPID Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai kegiatan yakni melakukan rapat koordinasi mingguan terkait pemantauan pasokan dan pengendalian harga. Kemudian adanya program pangan bersubsidi, program belanja pangan online dari Badan Ketahanan Pangan, webinar diversifikasi olahan hasil pertanian.

"(Dan) Pengembangan urban farming dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan khususnya hortikultura, mendukung penurunan polusi udara, dan penurunan kontaminasi air tanah," ucap dia.

Karena itu kata Onny, ke depannya koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui TPIP (Tim Pengendalian Inflasi Pusat), TPID dan forum-forum yang ada akan terus diperkuat.

"Hal tersebut untuk mendukung upaya pengendalian inflasi Jakarta dan tercapainya sasaran inflasi nasional sebesar 3,0±1 persen," kata Onny.

Selain itu, Onny menyebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta pada Oktober 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,08 persen (month to month/mtm), berbeda arah dari bulan lalu yang tercatat mengalami deflasi (-0,06%, mtm).

Perkembangan tersebut kata Onny, dipengaruhi oleh inflasi pada kelompok Transportasi. Meskipun demikian, inflasi lebih tinggi tertahan oleh deflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau.

baca juga

Lanjut Onny, secara tahunan, inflasi IHK (Indeks Harga Konsumen) DKI Jakarta pada Oktober 2021 mencapai 1,20 (year on year/yoy). Sementara secara akumulasi Januari-Oktober 2021 sebesar 0,67% (year to date/yod).

"Angka tersebut lebih rendah dari angka inflasi nasional baik secara tahunan (1,66%, yoy) maupun secara akumulasi (0,93%, ytd)," tutur Onny.

Disamping itu, Onny mengatakan kelompok pengeluaran transportasi menjadi penyumbang utama inflasi pada bulan laporan.

Kelompok tersebut tercatat mengalami inflasi sebesar 0,44% (mtm) pada Oktober 2021, setelah mengalami deflasi pada bulan lalu (-0,05%, mtm). Kelompok Transportasi memberikan kontribusi sebesar 0,05% (mtm) terhadap IHK.

Kemudian komoditas penyumbang inflasi kelompok ini, yaitu tarif angkutan udara yang tercatat meningkat seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi tersebut.

Onny menuturkan peningkatan mobilitas masyarakat tersebut sejalan dengan penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

"Dua kelompok pengeluaran lainnya yang turut memberikan kontribusi masing-masing sebesar 0,02% (mtm) terhadap IHK bulan Oktober 2021 yaitu kelompok pakaian dan alas Kaki dan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga," ucap Onny.

Menurutnya inflasi IHK DKI Jakarta yang lebih tinggi, tertahan oleh deflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang berkontribusi sebesar -0,04% (mtm) terhadap IHK DKI Jakarta.

Onny menjelaskan kelompok tersebut mengalami deflasi sebesar 0,17% (mtm), lebih dangkal dari deflasi bulan sebelumnya (-0,68%, mtm).

"Deflasi pada kelompok ini terutama disebabkan oleh deflasi telur ayam ras sebesar 5,00% (mtm) akibat masih banyaknya stok di daerah sentra," lanjut Onny.

Meskipun kelompok tersebut tercatat deflasi, menurutnya terdapat dua komoditas yang memberikan kontribusi terhadap inflasi IHK bulan Oktober 2021 masing-masing sebesar 0,02% (mtm), yakni minyak goreng dan cabai merah.

"Kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh kenaikan harga CPO (Crude Palm Oil/harga minyak sawit mentah) global, sementara kenaikan harga cabai merah didorong oleh penurunan pasokan setelah berakhirnya masa panen raya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISEF 2021 Menjaring Potensi Talenta Muda dengan Kesadaran Sustainable Fashion

ISEF 2021 Menjaring Potensi Talenta Muda dengan Kesadaran Sustainable Fashion

Lifestyle | Selasa, 09 November 2021 | 15:11 WIB

Survei Bank Indonesia: Konsumen Mulai Yakin Ekonomi Nasional Bisa Pulih

Survei Bank Indonesia: Konsumen Mulai Yakin Ekonomi Nasional Bisa Pulih

Bisnis | Senin, 08 November 2021 | 16:56 WIB

CEK FAKTA: Bank Indonesia Terbitkan Uang Pecahan Rp 1 Juta, Benarkah?

CEK FAKTA: Bank Indonesia Terbitkan Uang Pecahan Rp 1 Juta, Benarkah?

Hits | Senin, 08 November 2021 | 17:30 WIB

Waduh! Triliunan Dana Asing Kabur Pada Awal Pekan November

Waduh! Triliunan Dana Asing Kabur Pada Awal Pekan November

Bisnis | Minggu, 07 November 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×