Kasus Covid Menurun, Jepang Puji Indonesia

Siswanto | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 05:07 WIB
Kasus Covid Menurun, Jepang Puji Indonesia
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Suara.com - Jepang memuji penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang menunjukkan penurunan signifikan, terutama setelah gelombang kedua.

"Saya sangat senang karena langkah-langkah dari kepemimpinan pemerintah Indonesia, termasuk pembatasan dari kegiatan sosial, saat ini situasinya di Indonesia terlihat menurun dengan sangat signifikan," kata Menteri Ekonomi dan Pembangunan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Masato Usui dalam dalam webinar yang bertajuk Tren Masa Depan Dunia Kerja dan K3 Usai Pandemi di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Ia mengatakan bahwa COVID-19 sangat memberikan dampak pada seluruh negara, terutama Indonesia dan Jepang yang bekerja sama untuk mengatasi situasi yang sulit, khususnya penyediaan alat kesehatan.

Dengan tren kasus COVID yang terus menurun, menurut dia, kedua negara sudah sampai di tahap baru untuk pemulihan ekonomi dan sosial.

"Pemulihan kegiatan ekonomi dan sosial sudah kita nanti-nantikan selama ini. Tahapan baru ini harus dilanjutkan dan diperluas lagi," katanya.

Berdasarkan data pemerintah terkait dengan peta sebaran COVID-19, kasus aktif per Rabu (10/11) terdapat sebanyak 9.537 kasus atau berkurang 65 kasus (0.2 persen), sebanyak 4.096.194 orang yang sembuh atau bertambah 531 orang (6,4 persen), dan meninggal 143.592 orang atau bertambah 14 kasus (3,4 persen).

Selain itu, jumlah orang yang sudah mendapatkan vaksin pertama mencapai 127.335.266 orang dan sebanyak 80.954.139 orang sudah divaksin lengkap.

Namun, Usui menekankan pemulihan ekonomi dan sosial harus sejalan dengan pencegahan infeksi yang baru, terutama di tempat kerja.

Dalam hal ini, dia mengatakan bahwa Jepang memberikan bantuan keuangan kepada Organisasi Buruh Internasional (ILO) sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di tempat kerja.

"Dalam proyek ini terdapat dua bagian, yang pertama adalah memberikan penilaian risiko pencegahan infeksi di tempat kerja. Perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi bisa berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Saya berharap lebih banyak perusahaan yang mendapat manfaat dari proyek ini," katanya.

Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan hibah darurat senilai lebih dari 5,6 juta dolar AS atau setara dengan Rp81,4 miliar sesuai dengan kebutuhan Indonesia dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

Dana tersebut yang terbaru dialokasikan untuk sumbangan 2.800 oxygen concentrator melalui the United Nations Office for Project Services (UNOPS). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB