Kurangi Plastik, KLHK dan Produsen Komitmen Kelola Sampah dan Manfaatkan Daur Ulang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 16:30 WIB
Kurangi Plastik, KLHK dan Produsen Komitmen Kelola Sampah dan Manfaatkan Daur Ulang
Talkshow Roadmap of Waste Reduction by Producer, a New Platform to Accelerate and Implement Circular Economy in Indonesia. (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Novrizal Tahar mengatakan, kementeriannya berkomitmen untuk melakukan pengurangan sampah plastik di Indonesia. Hal ini merupakan perwujudan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan 3R melalui Bank Sampah yang menjadi Dasar Pelaksanaan Bank Sampah di Indonesia.

Pernyataannya ini disampaikan dalam talkshow berjudul “Roadmap of Waste Reduction by Producer, a New Platform to Accelerate and Implement Circular Economy in Indonesia”, yang merupakan bagian dari Paviliun Indonesia COP-26 UNFCCC, Direktorat Jenderal PSLB3, yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia, Novvrizal menyebut, pihaknya bekerja sama dengan banyak produsen untuk menjalankan Peta Jalan Pengurangan Sampah.

“Sekarang masih dalam proses sosialisasi. Walaupun demikian, respons para produsen cukup bagus. Berbagai asosiasi membuat forum sendiri untuk mensosialisasikan peta jalan ini,” ujarnya.

Untuk memasifkan pengurangan sampah dari para produsen, saat ini KLHK tengah menyiapkan aplikasi khusus, yang di dalamnya memuat cara atau upaya yang dilakukan para produsen terkait pengurangan sampah.

“Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan produsen mencari informasi yang mereka perlukan dalam upaya pengelolaan sampah plastik. Aplikasi ini juga terbuka untuk publik secara luas, sehingga mereka bisa berkonsultasi dengan kami terkait tujuan tersebut,” tambahnya.

Daur Ulang dan Kurangi Pemakaian Plastik
Pada kesempatan yang sama, Sustainable Development Head Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan, pihaknya sangat mendukung KLHK dalam pengurangan sampah plastik. Sejak awal, produsen pertama air minum kemasan ini memang telah mendukung konsep economy circular, dimana penggunaan bahan daur ulang sangat disarakan.

“Perusahaan kami menggunakan make-use-recycle, yaitu membuat, memakai kembali, dan mendaur ulang. Seluruh sampah plastik dari kemasan minuman telah 70% di-reuse dan 95% merupakan hasil recycle,” ujarnya.

Menurut Karyanto, hal ini merupakan bagian dari komitmen Danone untuk mendukung ekonomi sirkular di Indonesia. Danone minta bantuan dari konsumen, mitra, hingga masyarakat luas, termasuk para pengumpul sampah plastik untuk membantu mengumpulkan sampah plastik dan memprosesnya, sehingga bisa digunakan kembali.

“Tidak lupa, kami memberikan juga semangat bagi masyarakat untuk mau membantu kami mengurangi sampah produk kami. Bagi pemulung misalnya, kami sediakan insentif, termasuk insentif kesehatan,” tambah Karyanto.

Di acara yang sama, General Manager of Corporate Affairs & Sustainability PT Lion Superindo, D. Yuvlinda Susanta juga mengungkapkan cara-cara yang dikembangkan dalam usaha menurunkan jumlah sampah. Sebagai perusahaan retail, Superindo tak hanya berkomitmen menurunkan jumlah sampah plastik, tapi juga sampah makanan.

“Untuk mengurangi sampah makanan, kami menjalin kerja sama dengan food bank setempat untuk menghibahkan kelebihan makanan. Kami pastikan bahwa makanan akan tetap dimanfaatkan seperti seharusnya. Selain dengan food bank, kami juga menghibahkan makanan berlebih untuk dijadikan animal feed atau makanan hewan,” jelasnya.

Demi mengurangi sampah kemasan, termasuk sampah plastik, Yuvlinda menyebut, Superindo telah mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, pelanggan akan diberikan kardus untuk memuat belanjaan mereka atau disarankan untuk membawa kantong belanja sendiri.

“Yang terbaru, kami sekarang juga berusaha mengurangi penggunaan roll plastic, yang biasanya digunakan untuk buah atau sayur. Kami beralih ke kantong segar, demikian kami menyebutnya, yang pemakaiannya bisa dilakukan berulang kali,” ujarnya.

Untuk mendukung upaya pemerintah dan upaya dunia dalam mengurangi sampah, Yuvlinda mengatakan, pada 2029, perusahaannya menargetkan akan zero landfill alias tidak menghasilkan sampah sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Ide Sustainable Bioplastic, Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021

Bawa Ide Sustainable Bioplastic, Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021

Bisnis | Kamis, 11 November 2021 | 12:42 WIB

KTT Iklim COP 26 di Glaslow, KLHK: Terdapat Kemajuan Besar dalam Proses Negosiasi

KTT Iklim COP 26 di Glaslow, KLHK: Terdapat Kemajuan Besar dalam Proses Negosiasi

News | Senin, 08 November 2021 | 18:55 WIB

Bermanfaat untuk Sekitar, Pengelolaan Sampah Plastik Harus Memberdayakan Masyarakat

Bermanfaat untuk Sekitar, Pengelolaan Sampah Plastik Harus Memberdayakan Masyarakat

Press Release | Selasa, 02 November 2021 | 19:33 WIB

Kurangi Sampah Plastik, IWP & Siklus Luncurkan Solusi Isi Ulang di Labuan Bajo

Kurangi Sampah Plastik, IWP & Siklus Luncurkan Solusi Isi Ulang di Labuan Bajo

Press Release | Selasa, 02 November 2021 | 16:06 WIB

Dunia Tanpa Sampah Plastik

Dunia Tanpa Sampah Plastik

News | Senin, 01 November 2021 | 23:00 WIB

Sekjen KLHK: COP26 Peluang Indonesia Pimpin Upaya Global Atasi Perubahan Iklim

Sekjen KLHK: COP26 Peluang Indonesia Pimpin Upaya Global Atasi Perubahan Iklim

Tekno | Selasa, 02 November 2021 | 01:05 WIB

Terkini

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB