Farid Okbah Cs Ditahan Densus, Pengacara Cerita Istri Tersangka Diteror Ngaku Penyidik

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 19:33 WIB
Farid Okbah Cs Ditahan Densus, Pengacara Cerita Istri Tersangka Diteror Ngaku Penyidik
Farid Okbah Cs Ditahan Densus, Pengacara Cerita Istri TSK Diteror Orang Ngaku Penyidik. Tim pengacara tersangka teroris Ahmad Farid Okbah saat menggelar konferensi pers di kawasan Tebet menanggapi soal penangkapan dan penetapan tersangka yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme, tim pengacara dan keluarga disebut tak mengetahui keberadaan Ustaz Ahmad Farid Okbah, Ustaz Anung Al Hamat, dan Ahmad Zain An Najah. Hal itu disampaikan pengacara Ahmad Farid Okbah, Ismar Syarifuddin 

Ismar mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai usaha hingga mendatangi rumah tahanan Mabes Polri untuk bisa menjenguk para tersangka yang kabarnya mendekam di sana. Namun, dia mengklaim ketiga tersangka tidak bisa ditemui. 

"Kami sudah hadir tanggal 18 November kami sudah hadir ke Mabes Polri ke Bareskrim maupun ke Densus 88 maupun Penmas. Semuanya tidak ada di sana (rutan Mabes Polri), belum kami temukan," kata Ismar dalam konferensi persnya di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021).

Tak sampai disitu, Ismar juga mengaku sempat menanyakan keberadaan para tersangka kepada Kepala Densus 88 Antiteror Polri. Setelah itu baru lah ada titik terang, para penyidik kemudian mendatangi kediaman masing-masing para tersangka dan hanya menunjukkan video keadaan tersangka.

"Alhamdulillah malamnya ada tindakan bahwa tanggal 19 November hari Jumat, penyidik datang ke kediaman-kediaman masing-masing tersangka kepada istri-istri. Beliau menyerahkan surat penangkapan kemudian bahwa diperlihatkan video bahwa beliau sehat-sehat saja. Kami menyampaikan terima kasih kepada penyidik," ungkapnya.

Ismar menyampaikan, pihak keluarga dan pengacara kembali menanyakan keberadaan para tersangka. Namun, lagi-lagi Ismar mengklaim tak mendapat jawaban yang jelas.

Pihak keluarga akhirnya hanya diberikan fasilitas untuk berkomunikasi melalui video call.

"Kembali menanyakan di mana beliau. Beliau tidak dapat menyelesaikan persoalan itu. Tetapi membantu untuk berusaha melakukan kontak difasilitasi video call terduga dengan keluarga," tuturnya.

"Alhamdulillah, kemarin Senin sekitar jam 13.00, mereka sudah ada dipertemukan melalui video call. Dan semua alhamdulillah sehat-sehat aja dan menyampaikan optimisme beliau bahwa beliau tidak salah," sambungnya.

Lebih lanjut, Ismar juga mengungkapkan, pihak keluarga juga sempat merasa mendapatkan perlakuan intimidasi. Hal itu terjadi kala pihak keluarga mendatangi Mabes Polri tanggal 19.

Ismar mengklaim, intimidasi itu didapat ketika pihak keluarga tiba-tiba ditelepon oleh orang mengaku sebagai penyidik.

"Kalau masalah intimidasi itu kurang lebih itu pada saat kita ke Mabes Polri. Kita pada saat itu menunggu salat dzuhur menunggu untuk ke Bareskrim karena teman-teman wartawan juga di sana, tiba-tiba ada telepon kepada salah satu istri terduga. Ketika itu beliau menyampaikan ke saya pak ini ada telepon tadi ngaku dari penyidik sana," tuturnya.

Ismar mengatakan, pihak akan melaporkan anggota Polri yang diduga melakukan intimidasi ini ke Divisi Propam Polri.

"Kami akan melakukan laporan polisi adanya dugaan seorang yang mengaku penyidik melakukan intimidasi terhadap salah satu keluarga tersangka. Itu banyak yang jadi saksi. Kita ada rekaman. Bagaimana telah memperngaruhi mencoba untuk membujuk dan mendikit menekan bahwa kalau dibantu maka harus harus mengganti lawyer dan jangan melakukan melalui media. Itu ada hal-hal seperti itu," tandasnya.

Resmi Tersangka

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta MUI Tak Dikaitkan Kasus Teroris, Mahfud Singgung Media Ungkap Identitas Ahmad Zain

Minta MUI Tak Dikaitkan Kasus Teroris, Mahfud Singgung Media Ungkap Identitas Ahmad Zain

News | Senin, 22 November 2021 | 14:30 WIB

Bantah Tampung Teroris JI, PDRI Ancam Laporkan Kalangan Anggota Polri: Ini Suatu Fitnah!

Bantah Tampung Teroris JI, PDRI Ancam Laporkan Kalangan Anggota Polri: Ini Suatu Fitnah!

News | Senin, 22 November 2021 | 10:33 WIB

Didesak Bubar karena Disusupi Kelompok Teroris, PB HMI Pasang Badan Bela MUI

Didesak Bubar karena Disusupi Kelompok Teroris, PB HMI Pasang Badan Bela MUI

News | Minggu, 21 November 2021 | 12:15 WIB

Mahfud MD Bicara Soal Terduga Teroris, Aparat Keamanan dan MUI

Mahfud MD Bicara Soal Terduga Teroris, Aparat Keamanan dan MUI

Bekaci | Sabtu, 20 November 2021 | 13:43 WIB

Terkini

Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:08 WIB

KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai

KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:07 WIB

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:53 WIB

Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi

Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:45 WIB

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:38 WIB

Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo

Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:37 WIB

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:36 WIB

Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata

Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:32 WIB

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB