Lawatan ke Afghanistan dan Ketemu Taliban, Jepang Pertimbangkan Buka Kembali Kedutaan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 27 November 2021 | 10:17 WIB
Lawatan ke Afghanistan dan Ketemu Taliban, Jepang Pertimbangkan Buka Kembali Kedutaan
Ilustrasi bendera Jepang.[Unsplash/Roméo A]

Suara.com - Jepang sedang mempertimbangkan membuka kembali kedutaan besarnya di Afghanistan setelah sempat ditutup sejak Taliban kembali berkuasa.

Menyadur Anadolu Agency Sabtu (27/11/2021), pemerintah Jepang mengatakan akan terus melakukan diskusi dengan Taliban.

"Jepang akan terus melakukan diskusi tingkat kerja dengan Taliban dan terus melakukan upaya terbaik untuk mengamankan keselamatan warga negara Jepang dan staf lokal," jelas Kementerian Luar Negeri Jepang.

Jepang juga mengungkapkan akan memberikan dukungan yang diperlukan untuk warga negaranya, serta berkontribusi pada stabilisasi Afghanistan.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Duta Besar Jepang Takashi Okada melakukan kunjungan selama empat hari ke Afghanistan pada Kamis (25/11/2021).

Takashi Okada juga sempat bertemu dengan pejabat tinggi Taliban, termasuk wakil sementara Perdana Menteri Abdul Ghani Baradar.

Dalam kunjungan tersebut, juga membahas pembukaan kembali Kedutaan Besar Jepang di Kabul.

Jepang telah menutup kedutaannya dan mengalihkan operasi ke Qatar pada 15 Agustus, hari ketika Taliban kembali berkuasa di Afghanistan.

"Pemerintah sedang mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan fungsi kedutaan hanya dengan staf lokal, tetapi waktu pembukaan kembali perlu dikoordinasikan dengan negara lain," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang kepada Kyodo News.

Pejabat tersebut mengatakan Jepang sedang melaksanakan bantuan melalui organisasi internasional untuk menanggapi situasi yang memburuk di Afghanistan.

"Duta Besar Okada menekankan pentingnya menghormati hak semua orang Afghanistan, termasuk perempuan dan minoritas, membangun sistem politik yang inklusif, dan mencegah Afghanistan menjadi tempat yang aman bagi terorisme," jelasnya.

Okada mendesak pemerintah sementara untuk memastikan keselamatan warga negara Jepang dan staf lokal dan memastikan keaamanan bagi yang ingin meninggalkan Afghanistan.

Okada juga sempat bertemu dengan mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, dan mantan kepala eksekutif Abdullah Abdullah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TWICE Rilis Teaser Bertema Natal untuk Single Jepang Terbaru 'Doughnut'

TWICE Rilis Teaser Bertema Natal untuk Single Jepang Terbaru 'Doughnut'

Your Say | Jum'at, 26 November 2021 | 14:48 WIB

BTS "Butter" Jadi Lagu Tercepat Raih 300 Juta Streaming di Billboard Jepang!

BTS "Butter" Jadi Lagu Tercepat Raih 300 Juta Streaming di Billboard Jepang!

Your Say | Jum'at, 26 November 2021 | 13:32 WIB

Cerita Bos WNA Pelihara Kucing Liar di Kantor, Karyawan Ikut Kecipratan Untung

Cerita Bos WNA Pelihara Kucing Liar di Kantor, Karyawan Ikut Kecipratan Untung

Hits | Jum'at, 26 November 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB