PSI Desak Ahmad Sahroni Mundur Dari Formula E, Nasdem: Terlalu Lancang!

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 02 Desember 2021 | 11:34 WIB
PSI Desak Ahmad Sahroni Mundur Dari Formula E, Nasdem: Terlalu Lancang!
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Dok: DPR)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, menilai bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah lancang meminta Nasdem untuk menarik mundur Ahmad Sahroni dari jabatannya sebagai Ketua Pelaksana Formula E. Ia menilai Sahroni menjadi ketua pelana Formula E bukan atas arahan partai.

"Itu sikap terlalu lancang menurut saya sih," kata Ali kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Ali menjelaskan, memang dari sisi kepartaian Sahroni menjabat sebagai bendahara Partai Nasdem. Namun Sahroni yang menjadi ketua pelaksana Formula E, menurut Ali, bukan atas dasar penunjukan oleh partai, tapi kapasitas Sahroni sebagai sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Dia adalah sekretaris IMI dan memang yang selama ini orang yang cukup paham karena dia betul-betul bergelut di bidang persoalan mobil, itu dilihat dari dia sebagai sekretaris IMI kan," katanya.

Lebih lanjut, Ali meminta kepada PSI agar tak lagi menyeret ajang olahraga Formula E ke ranah politik. Menurutnya, Formula E bisa menunjukan wajah Indonesia di mata dunia.

"Ketika kegiatan perhelatan formula e ini adalah kelas internasional, maka tentunya ini adalah bukan kegiatan DKI jakarta, mestinya kan. Ini adalah bagaimana hasil Formula E nanti akan menceritakan bagaimana wajah Indonesia secara keseluruhan," tuturnya.

"Janganlah kegiatan olahraga ini dibawa ke ranah politik, jadi bahwa hari ini sedang terjadi kegaduhan tentang beberapa, pernyataan KPK, penyelidikan Formula e, saya pikir itu hal yang berbeda," tambahnya.

Desakan PSI

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai langkah-langkah Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, terkait pelaksanaan Formula E justru membahayakan posisi Presiden Joko Widodo. PSI pun mendesak Nasdem minta Sahroni mundur dari kepanitiaan ajang balap mobil tersebut.

baca juga

"Kalau saya jadi Bang Surya Paloh, saya akan minta Mas Sahroni sebagai Bendahara Umum Partai Nasdem dan Anggota DPR RI untuk mundur dari jabatan ketua pelaksana Formula E. Meskipun Mas Sahroni menjadi ketua pelaksana Formula E sebagai Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI), hal itu tidak dapat dipisahkan dari jabatannya di Nasdem,” kata Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Dea mengatakan, langkah Sahroni membahayakan karena lantaran dianggap telah menyeret nama Jokowi ketika masih banyak persoalan membelit Formula E.

"Formula E sedang diselidiki KPK. Eh, panitia malah minta bertemu Presiden Jokowi. Hal itu tidak layak dilakukan, baik secara politis dan etis. Langkah-langkah Mas Sahroni membahayakan Pak Jokowi," ungkapnya.

Adapun menurutnya, desakan PSI kepada Nasdem untuk menarik mundur Sahroni, dilakukan atas dasar keprihatinan sebagai sesama anggota koalisi pemerintahan Jokowi.

"Meski lebih junior, tak ada salahnya kami memgingatkan saudara tua. Mari sama-sama kita jaga Pak Jokowi. Beliau sedang fokus pada kerja pemulihan ekonomi dan menjaga pandemi Covid-19 tetap landai. Jangan dijerumuskan dalam benang kusut persoalan Formula E,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Bahayakan Jokowi, PSI Desak Nasdem Tarik Mundur Ahmad Sahroni Dari Formula E

Dinilai Bahayakan Jokowi, PSI Desak Nasdem Tarik Mundur Ahmad Sahroni Dari Formula E

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 11:02 WIB

Top 5 Sport: Dibantai Lebanon Lagi, Rajko Toroman Tetap Apresiasi Timnas Indonesia

Top 5 Sport: Dibantai Lebanon Lagi, Rajko Toroman Tetap Apresiasi Timnas Indonesia

Sport | Rabu, 01 Desember 2021 | 09:36 WIB

Ketua Pelaksana Formula E Bukan Panggung ke Pilkada DKI, Sahroni Mimpinya Jadi Presiden

Ketua Pelaksana Formula E Bukan Panggung ke Pilkada DKI, Sahroni Mimpinya Jadi Presiden

News | Selasa, 30 November 2021 | 21:45 WIB

Membahayakan Jokowi, Surya Paloh Didesak Minta Sahroni Mundur dari Kepanitiaan Formula E

Membahayakan Jokowi, Surya Paloh Didesak Minta Sahroni Mundur dari Kepanitiaan Formula E

News | Selasa, 30 November 2021 | 15:37 WIB

Novel Baswedan Siap Bantu Audit Bisnis PCR Luhut-Erick, Yunarto: Semoga Formula E Juga

Novel Baswedan Siap Bantu Audit Bisnis PCR Luhut-Erick, Yunarto: Semoga Formula E Juga

News | Selasa, 30 November 2021 | 13:13 WIB

Formula E Jakarta Belum akan Gunakan Mobil Balap Generasi Terbaru

Formula E Jakarta Belum akan Gunakan Mobil Balap Generasi Terbaru

Sport | Selasa, 30 November 2021 | 08:09 WIB

Komisi III Gali Masukan Pembahasan RUU Kejaksaan di Bali

Komisi III Gali Masukan Pembahasan RUU Kejaksaan di Bali

DPR | Selasa, 30 November 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×