alexametrics

Jalankan Tugas sebagai Mensos, Ternyata Inilah Sosok Penyemangat Tri Rismaharini

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Jalankan Tugas sebagai Mensos, Ternyata Inilah Sosok Penyemangat Tri Rismaharini
Mensos, Tri Rismaharini. (Dok: Kemensos)

Berkat motor listrik roda tiga dari Risma itulah, omzet dagangannya naik.

Suara.com - Rangkaian peringatan Hari Disabillitas Internasional (HDI) tahun 2021 memberikan pesan yang sangat mendalam bagi Menteri Sosial Tri Rismaharini dan segenap penyandang disabilitas di tanah air.

“Jujur, saya banyak belajar dari semangat Gading, dimana semangat itulah yang saya contoh saat menjalankan tugas sebagai Menteri Sosial, ” ujar Mensos, dengan berurai air mata dalam penutupan rangkaian HDI 2021 di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Tentu saja, kata Mensos, apa yang dilakukan selama ini sebagai wujud keberpihakannya akan nasib penyandang disabilitas. Bahkan jauh sebelum mendapat amanah menjadi Menteri Sosial, kebijakan sudah diterapkan di Surabaya.

“Saya bingung, tidak ada niat apapun, hanya ingin memberikan hal terbaik bagi orang lain. Kendati itu berat, saya berusaha melakukannya dan seusai ini mohon izin tidak bisa ikut sampai selesai akan langsung ke Sukabumi, karena ingin menemui disabilitas yang disiksa, ” tandas Mensos.

Baca Juga: Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Sejumlah Daerah di Indonesia

Mensos mengakui bahwa dari anak-anak seperti Gadinglah yang membuat hidupnya menjadi berarti.

“Terima kasih Gading, semangatmu memberi contoh pada saya untuk terus berjuang dalam kondisi sesulit apapun, “ucapnya.

Dalam kondisi apa pun, saat Mensos menyerah terutama dalam kondisi tidak ideal dan di situasi yang tidak normal selalu melihat Gading di ponsel.

“Saya semangat kembali setelah bertemu Gading. Sekali lagi, terima kasih Gading, ” katanya.

Melalui rekaman yang diputar, Presiden Joko Widodo memberikan sambuatan atas terselenggaranya HDI 2021. Peringatan tahun ini yang ditandai dengan pembentukan Komisi Nasional Disabilitas (KND).

Baca Juga: Ketahui 4 Fakta Menarik Serta Sejarah Hari Disabilitas Internasional

“Pembentukan KND saja tidak cukup, tapi implementasi di lapangan jauh lebih penting agar inklusitifas penyandang disabilitas. Saya minta kementerian/lembaga terus mengimplementasikan dan melibatkan keluarga serta berkolaborasi juga didukung penggunaan teknologi adaptif alat bantu seperti kursi roda, roda tiga dan tongkat penuntun adaptif, ” terang Presiden.

Komentar