alexametrics

Korban Pemerkosaan Dimaki Polisi saat Lapor, Rizal Ramli ke Kapolri: Tolong Tertibkan Mas

Aprilo Ade Wismoyo
Korban Pemerkosaan Dimaki Polisi saat Lapor, Rizal Ramli ke Kapolri: Tolong Tertibkan Mas
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Rizal Ramli menyoroti sikap oknum polisi yang memaki korban pemerkosaan yang sedang melapor.

Suara.com - Ekonom senior yang juga mantan Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Rizal Ramli angkat bicara soal kejadian oknum polisi memaki korban pemerkosaan yang sedang melapor.

Lewat sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Rizal Ramli meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menertibkan oknum polisi yang memaki korban pemerkosaan di Rokan Hulu, Riau.

"Kapolri Komjen Sigit Listyo @/ListyoSigitP : kok polisi tidak bela korban kekerasan sexual? Tolong ditertibkan Mas. Ibu muda korban pemerkosaan di Rokan Hulu Riau dimaki oknum polisi Polsek Tambusai Utara," tulis Rizal Ramli dalam cuitannya dikutip Suara.com, Kamis (9/12/2021).

Dalam cuitan tersebut, Rizal Ramli juga menyertakan sebuah artikel berita yang memuat berita tentang kejadian tersebut.

Baca Juga: Ingin Perawatan, Seorang Gadis Batam Nyaris Diperkosa Pemilik Salon di Mentarau

Cuitan Rizal Ramli untuk Kapolri (twitter)
Cuitan Rizal Ramli untuk Kapolri (twitter)

Diketahui, seorang penyintas permerkosaan malah dimaki dan disebut lonte saat melapor ke polisi. Hal tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 30 detik yang viral di media sosial.

Korban pemerkosaan Z (19) bersama kelurga tengah menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polsek Tambusari Utara, Rokan Hulu, Riau pada Rabu, (8/12/2021). Dalam video gelap tersebut terlihat beberapa orang yang diduga oknum polisi.

Bukannya mendapat sambutan hangat, namun oknum diduga polisi tersebur malah memberikan kata-kata kasar.

"Kalian sudah dibantu polisi kok malah kayak gitu balasannya," ujar oknum yang masih belum diketahui identitasnya.

"Lain kali, kalau ada masalah jangan kalian melapor ke kantor ya," imhnya dengan emosi.

Baca Juga: Bripda Randy Bagus Ditetapkan Jadi Tersangka, Warganet Curiga Kapolri Dikibulin

Bukan hanya itu, korban pemerkosaan bahkan dimaki dan dikatai dengan kata-kata merendahkan.

Komentar