Istri Dituduh Tutupi Kasus Pemerkosaan Santriwati, Ridwan Kamil Tulis 6 Poin Ini

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 12 Desember 2021 | 21:01 WIB
Istri Dituduh Tutupi Kasus Pemerkosaan Santriwati, Ridwan Kamil Tulis 6 Poin Ini
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ditemani istri, Atalia Praratya menemui awak media usai di Kawasan Pondok indah, Jakarta Selatan, Jumat (1211/2021).

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara soal istrinya, Atalia Praratya yang dituduh menutupi kasus pemerkosaan santriwati. Ia sampai memberikan 6 poin penjelasan atas tuduhan tersebut.

Melalui akun Instagramnya, Ridwan Kamil membagikan salah satu cuitan warganet. Cuitan itu seolah-olah menuduh istrinya menutupi kasus pemerkosaan santriwati karena sudah mengetahui sejak Mei 2021.

Berikut bunyi cuitan tersebut:

"Kenapa gak dilaporkan polisi? Aneh banget. Istri Ridwan Kamil Sudah Tahu Kasus Pemerkosaan Santriwati Sejak Mei 2021, Ini yang Dilakukan Atalia Praratya."

Ridwan Kamil langsung menyoroti cuitan tersebut. Ia menegur warganet yang malas membaca berita dan langsung menyimpulkan segala sesuatu dari judul saja.

"Kepada para pemilik akun @narkosun dkk, seolah bertanya sambil menuliskan link berita, tapi link beritanya tidak dibaca. Padahal di dalam link beritanya sudah jelas gercep respons yang dilakukan lengkap dengan tindakan hukumnya," tulis Ridwan Kamil seperti dikutip Suara.com, Minggu (12/12/2021).

Ridwan Kamil Tulis 6 Poin Penjelasan Soal Istri Dituduh Tutupi Kasus Pemerkosaan. (Instagram/@ridwankamil)
Ridwan Kamil Tulis 6 Poin Penjelasan Soal Istri Dituduh Tutupi Kasus Pemerkosaan. (Instagram/@ridwankamil)

"Di amin kan pula oleh follower yang juga malas membaca berita dan langsung menyimpulkan. Kenapa? Karena niatnya mungkin tidak untuk mencari jawaban, namun menebar bensin framing bagi netizen yang malas cek dan ricek dan mudah salah tafsir oleh judul berita," lanjutnya.

Ridwan Kamil lantas membagikan 6 poin untuk menjawab tuduhan tersebut. Poin pertama, ia menjelaskan kasus pemerkosaan santriwati memang telah diketahui sejak Mei 2021.

Saat itu, pelaku langsung dilaporkan dan ditangkap polisi. Kesigapan itu membuat kasus ini sekarang sudah masuk ke tahap pengadilan. Ridwan Kamil sendiri berharap pelaku mendapatkan hukuman mati.

baca juga

"Sejak Mei diketahui kasusnya. Langsung saat itu juga pelakunya dilaporkan dan ditangkap Polda. Makanya sekarang pelaku sudah di level diadili di pengadilan. Semoga bisa dihukum mati," harap Ridwan Kamil.

Poin kedua, Ridwan Kamil menjelaskan pihaknya langsung menutup pesantren itu. Padahal, biasanya kewenangan untuk membuka atau penutup pesantren ada di tengan Kementerian Agama (Kemenag).

"Saat itu juga sekolahnya langsung ditutup. Walaupun kewenangan membuka, mengawasi dan menutup sekolah agama atau pesantren adalah kewenangan Kementerian Agama," jelas Mantan Wali Kota Bandung ini.

Poin ketiga, korban pemerkosaan langsung ditangani oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat. Mereka semua mendapatkan perlindungan, baik pendampingan psikis sampai hak pendidikan.

"Saat bulan Mei itu juga, anak-anak yang menjadi korban langsung diamankan oleh tim perlindungan anak dari @dp3akbjabar dan Tim uptd PPA Kab Garut dan Kota Bandung melalui trauma healing dan perlindungan hak pendidikannya. Sampai sekarang," lanjut Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga menjelaskan alasan kasus itu tidak terungkap masyakarakat melalui poin keempat. Hal ini dilakukan atas dasar pertimbangan dampak psikis kepada korban yang masih anak-anak.

"Karena Hukum Acara Pidana Anak adalah kewenangan polisi, maka Polda akhirnya memutuskan tidak merilis berita di bulan Mei karena pertimbangan dampak psikis anak."

Dalam poin kelima, Ridwan Kamil mengakui kasus pelecehan seksual saat ini perlu mendapatkan perhatian serius. Terlebih, kasus pelecehan seksual belakangan ini terus meledak karena korban mulai berani untuk speak up.

"Masalah pelecehan ternyata saat ini terjadi dimana-mana. Sebuah fenomena yang merisaukan. Semoga semua pihak bisa sama-sama mencarikan solusi agar tidak terulang di masa depan sesuai kewenangannya."

Karena itu, Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi terbaik agar kasus ini tidak terulang kembali. Melalui poin keenam, ia mendukung penuh disahkannya RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (PKS) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Termasuk mari sama-sama kita dorong segera diluluskan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual di DPR agar hukumnya lebih tajam ketimbang pasal-pasal KUHP. Hatur nuhun dan Terima kasih semoga menjelaskan," tegasnya.

Terakhir, Ridwan Kamil juga memberikan sentilan kepada pihak yang asal menuduh. Menurutnya, orang yang berakal sehat tentu bisa mengerti kasus ini sudah diusut dengan serius sehingga masuk ke peradilan.

"Yang akalnya sehat pasti paham, jika sudah diadili, berarti sudah ditangkap dari kapan-kapan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Suami Sebar Video Penyiksaan Istri ke Grup Sekolah Anaknya, Pelaku Tertangkap

Kronologi Suami Sebar Video Penyiksaan Istri ke Grup Sekolah Anaknya, Pelaku Tertangkap

Hits | Minggu, 12 Desember 2021 | 19:44 WIB

Panglima Santri Ogah Tempat Guru Cabul Mengajar di Bandung Disebut Pesantren

Panglima Santri Ogah Tempat Guru Cabul Mengajar di Bandung Disebut Pesantren

Jabar | Minggu, 12 Desember 2021 | 18:00 WIB

Kecelakaan Tol Jakarta-Cikampek, Suami Istri Dikabarkan Tewas

Kecelakaan Tol Jakarta-Cikampek, Suami Istri Dikabarkan Tewas

Lampung | Minggu, 12 Desember 2021 | 16:52 WIB

Pasutri Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek KM 54

Pasutri Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek KM 54

Bekaci | Minggu, 12 Desember 2021 | 16:23 WIB

Istri Sule Nathalie Holscher Melahirkan di Tanggal Cantik, Warganet Penasaran Nama Bayi

Istri Sule Nathalie Holscher Melahirkan di Tanggal Cantik, Warganet Penasaran Nama Bayi

Sumsel | Minggu, 12 Desember 2021 | 14:30 WIB

Kisah Pasutri di Tapsel Sumut Jalan Kaki 10 Km Demi Vaksin Covid-19

Kisah Pasutri di Tapsel Sumut Jalan Kaki 10 Km Demi Vaksin Covid-19

Sumut | Minggu, 12 Desember 2021 | 13:03 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×