IDI: Gejala Omicron Lebih Ringan, Tapi 5 Kali Lipat Penularannya

Rizki Nurmansyah, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 Desember 2021 | 14:35 WIB
IDI: Gejala Omicron Lebih Ringan, Tapi 5 Kali Lipat Penularannya
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M Faqih. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Daeng M Faqih mengatakan, COVID-19 varian Omicron hanya memiliki gejala ringan bagi para penderitanya. Namun, Omicron ini 5 kali lipat lebih cepat penularannya.

"Ya awalnya memang beritanya agak simpang siur ya, tapi sudah dikonfirmasi oleh para ahli. Gejala Omicron ini memang tidak lebih berat malah lebih ringan. Tapi kecepatan penularanmya bisa 5 kali. Ada yang menyebut 500 persen itu berarti lima kali," kata Daeng dalam diskusi daring bertajuk 'Heboh Omicron', Sabtu (17/12/2021).

Ia menjelaskan, Omicron bisa menjadi ancaman bahaya atau perburukan jika menyasar pada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit kronis dan rentan.

"Pada penderita-penderita yang orang-orang memiliki penyakit tertentu penyakit yang memiliki imunokompromais jadi daya tahan menurun seperti HIV dan penyakit yang bersifat kronis lainnya itu betul-betul badan itu bisa terjadi perburukan yang dilaporkan baik dari WHO maupun dari Afrika Selatan," ungkapnya.

Kendati begitu, Daeng mengimbau semua pihak tak boleh panik dalam menghadapi Omicron tersebut. Pelayanan kesehatan harus berjalan normal.

Di sisi lain, Daeng mengatakan, pemerintah harus sudah mulai mempersiapkan skema terburuk dalam menghadapi Omicron.

"Omicron akan lebih banyak gejala ringan penularannya sehingga strateginya shelter-shelter untuk isolasi mandiri mulai dipersiapkan," tandasnya.

Untuk diketahui, dua kasus Omicron kembali ditemukan di Indonesia. Dua orang yang terpapar Omicron ini baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri.

Dengan ditemukannya dua kasus baru berarti saat ini sudah ada tiga kasus Omicron di Indonesia.

baca juga

Dua pasien terkonfirmasi Omicron terbaru adalah IKWJ (42) laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan, serta M (50) laki-laki perjalanan dari Inggris.

"Saat ini keduanya sedang menjalani karantina di Wisma Atlet," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).

Nadia mengatakan dua pasien tersebut merupakan hasil pemeriksaan sampel dari lima kasus probable Omicron yang baru kembali dari luar negeri.

Pasien Omicron pertama terkonfirmasi pada Kamis (16/12/2021) berinisial N, seorang pekerja pembersih di Wisma Atlet Kemayoran.

Temuan ini merupakan hasil pemeriksaan khusus 'S-gene target failure' (SGTF) yang dilakukan oleh Badan Litbang Kesehatan pada 14 dan 15 Desember 2021.

Kedua pasien terbaru terkonfirmasi Omicron setelah menjalani karantina wajib 10 hari seusai kembali dari luar negeri.

Menurut Nadia kondisi itu menunjukan bahwa sistem proteksi pemerintah berjalan dengan baik untuk mencegah penularan dari pendatang dari luar negeri yang terjangkit virus COVID-19.

Terkait dengan temuan dua kasus baru Omicron, Nadia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri terlebih dahulu. Terlebih mengingat laju penyebaran Omicron terbukti sangat cepat.

“Indonesia adalah salah satu negara paling aman dari COVID-19. Jika kita keluar negeri, maka kita akan keluar dari zona aman menuju zona berbahaya. Jika kembali, nanti akan berpotensi membawa Omicron ke Indonesia dan pastinya akan merusak situasi yang sudah kondusif ini,” katanya.

Kasus COVID-19 di beberapa negara Eropa, Afrika dan Amerika, kata Nadia, saat ini melonjak tajam mencapai rekor tertinggi seiring dengan menyebarnya varian Omicron yang memiliki daya tular lima kali lipat dari varian Delta.

Varian Delta pernah menggiring Indonesia ke rekor tertinggi penularan COVID-19 di bulan Mei dan Juni 2021 yang mengakibatkan tekanan tenaga medis di fasilitas kesehatan.

Pemerintah memprediksi arus balik WNI yang saat ini sudah berada di luar negeri atau yang akan berpergian ke luar negeri dalam sepekan ke depan, akan mencapai puncaknya di pekan pertama dan kedua Januari 2022 seiring dengan berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, 2 Kasus Omicron Ditemukan di Indonesia

Lagi, 2 Kasus Omicron Ditemukan di Indonesia

Lampung | Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:25 WIB

Kemenkes Deteksi Kasus Kedua Omicron, 2 Pasien dari Perjalanan Amerika dan Inggris

Kemenkes Deteksi Kasus Kedua Omicron, 2 Pasien dari Perjalanan Amerika dan Inggris

Bekaci | Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:14 WIB

Ada Omicron, Keberangkatan Jemaah Umrah Indonesia Ditunda Sampai 2022

Ada Omicron, Keberangkatan Jemaah Umrah Indonesia Ditunda Sampai 2022

Bekaci | Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:06 WIB

Cegah Penularan Varian Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi Tujuh Hari

Cegah Penularan Varian Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi Tujuh Hari

Foto | Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:02 WIB

Kasus Omicron Muncul, Gerindra Panggil Mulan Jameela untuk Klarifikasi soal Karantina

Kasus Omicron Muncul, Gerindra Panggil Mulan Jameela untuk Klarifikasi soal Karantina

News | Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:43 WIB

Terkini

Ketika Lampu Berwarna Merah: Hamsad Rangkuti dan Wajah Lain Jakarta

Ketika Lampu Berwarna Merah: Hamsad Rangkuti dan Wajah Lain Jakarta

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:30 WIB

3 Rekomendasi Kulkas dengan Twist Ice Maker, Membuat Es Batu Jadi Jauh Lebih Praktis

3 Rekomendasi Kulkas dengan Twist Ice Maker, Membuat Es Batu Jadi Jauh Lebih Praktis

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:27 WIB

3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong

3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Bancakan Dana SMP di Sampang: Uang Rehabilitasi Sekolah Rp2,7 Miliar Menguap, Eks Kadisdik Masuk Sel

Bancakan Dana SMP di Sampang: Uang Rehabilitasi Sekolah Rp2,7 Miliar Menguap, Eks Kadisdik Masuk Sel

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Gus Yahya Klaim Direstui Para Kiai Sepuh, Siap Lanjutkan Kepemimpinan PBNU

Gus Yahya Klaim Direstui Para Kiai Sepuh, Siap Lanjutkan Kepemimpinan PBNU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Sunscreen Wardah Kuning untuk Kulit Apa? Intip Kandungan, Manfaat, dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Kuning untuk Kulit Apa? Intip Kandungan, Manfaat, dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir

Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Video | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Pertama Kalinya Kepala BGN Sudaryono Temui Purbaya, Bahas Anggaran MBG

Pertama Kalinya Kepala BGN Sudaryono Temui Purbaya, Bahas Anggaran MBG

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:12 WIB

3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU

3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:11 WIB

×