Array

KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik

Selasa, 21 Desember 2021 | 12:36 WIB
KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik
Ilustrasi hutan atau lingkungan hidup. (pexels.com)

Suara.com - Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK Sigit Reliantoro mengklaim indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di Indonesia semakin membaik, namun belum mencapai target.

Sigit memaparkan IKLH mengalami peningkatan 1,16 poin dari 70,2 poin pada tahun 2020 menjadi 71,43 poin pada tahun 2021 karena adanya perbaikan pada Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Kualitas Air (IKA).

"Alhamdulillah tahun ini terjadi peningkatan IKLH Indonesia, ini adalah suatu gambaran mengenai kualitas lingkungan hidup Indonesia yang diukur dari matra air, udara, tutupan lahan, dan kualitas air laut," kata Sigit dalam Refleksi Akhir Tahun KLHK, Selasa (21/12/2021).

Namun, peningkatan ini tidak sesignifikan tahun 2020 yang meningkat sebesar 3,72 poin dari angka 66,55 pada tahun 2019 menjadi 70,27 pada tahun 2020.

Dia menyebut peningkatan yang tidak terlalu signifikan ini terjadi karena aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat kembali bergerak karena perbaikan situasi pandemi Covid-19.

"Tetapi memang ada sedikit perubahan dengan kembali normalnya aktivitas," tutur Sigit.

Sigit merinci nilai indeks kualitas air di Indonesia tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,2 persen atau menjadi 53,33 poin dibanding tahun 2020, sementara target IKA 2021 adalah sebesar 55,2 poin.

"Kualitas air ini yang paling berat karena indeksnya masih rendah, belum mencapai target dan salah satu penyebab utamanya adalah BOD dan E.Coli yang mencerminkan aktivitas rumah tangga itu air limbahnya belum terkelola dengan baik," jelasnya.

Hal ini, lanjut Sigit, menunjukkan bahwa sumber pencemaran dari kegiatan rumah tangga menjadi dominan sebagai penyebab penurunan kualitas air.

Baca Juga: Greenpeace Indonesia Tantang KLHK Buka-bukaan Data Deforestasi

Beberapa provinsi yang mengalami tren penurunan nilai IKA antara lain; Bengkulu, Banten, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.

Sementara Indeks Kualitas Udara konsisten membaik dari nilai 87,21 pada 2020 menjadi 87,23 pada 2021 atau meningkat 0,02 poin, angka ini melampaui target nilai IKU yakni 84,20 poin.

"Dari data kualitas udara relatif lebih bagus dibandingkan indeks yang lain," tutup Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI