Pemerintah Targetkan Tangani Kemiskinan Ekstrem di 212 Wilayah, Kebanyakan Wilayah Pesisir

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 21 Desember 2021 | 18:12 WIB
Pemerintah Targetkan Tangani Kemiskinan Ekstrem di 212 Wilayah, Kebanyakan Wilayah Pesisir
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan lembaga terkait untuk membahas evaluasi arah penanganan pengurangan kemiskinan ekstrem di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2021). [KIP-Setwapres]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan, jika pemerintah berencana menangani kemiskinan ekstrem di 212 kabupaten/kota pada 2022. Menurutnya, dari total tersebut 69 persen dari jumlah kabupaten/kota berada di wilayah pesisir.

Ma'ruf menuturkan, kondisi itu serupa dengan penanganan kemiskinan ekstrem yang berjalan pada 2021. Untuk 2021, pemerintah menangani 35 kabupaten yang memiliki daerah kemiskinan ekstrem. Sebanyak 24 kabupaten atau 70 persen dari kabupaten itu merupakan wilayah pesisir.

Itu disampaikan Ma'ruf usai menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan lembaga terkait untuk membahas evaluasi arah penanganan pengurangan kemiskinan ekstrem.

"Ternyata juga dari 212 kabupaten/kota 147 atau 69 persennya juga wilayah pesisir," tutur Ma'ruf dalam konferensi pers yang digelar di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2021).

Karena banyaknya wilayah pesisir yang memiliki warga dengan kemiskinan ekstrem, maka Ma'ruf turut mengajak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Ketenagakerjaan, Baznas, hingga TNI Angkatan Laut.

"Karena itu di samping kita membahas secara keseluruah kita juga menerapkan upaya penekanan untuk pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir yang memang banyak daerah yang kemiskinannya," ujarnya.

Ma'ruf mengatakan kalau pemerintah sengaja melakukan persiapan lebih awal supaya programnya bisa langsung berjalan pada kuartal pertama. Ia tidak mau ada keterlambatan dalam penanganan kemiskinan ekstrem di daerah seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Dengan harapan bahwa 2022 ini 212 kabupaten itu sudah kita entaskan sehingga sisanya nanti kita bisa selesaikan di 2023 dan di 2024 kemiskinan ekstrem itu sudah nol, ini target kita," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah fokus pada dua strategi pengurangan kemiskinan ekstrem yakni upaya pemberdayaan dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin ekstrem dan pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem.

baca juga

Selain itu, untuk meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui peningkatan akses layanan dasar, konektivitas wilayah dan inisiatif kolaborasi dan sinergi bersama pemerintah daerah.

Salah satu upaya cepat yang telah dilakukan pemerintah pada 2021 ialah dengan cara menambahkan bantuan sosial sembako dan bantuan langsung tunai desa (BLT-Desa).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Tak Naik Disebut Karena Adanya WSBK Mandalika

Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Tak Naik Disebut Karena Adanya WSBK Mandalika

Bali | Selasa, 21 Desember 2021 | 15:45 WIB

Berupaya Entaskan Kemiskinan, Pemkot Jogja Dorong Pengembangan Wisata Kampung

Berupaya Entaskan Kemiskinan, Pemkot Jogja Dorong Pengembangan Wisata Kampung

Jogja | Selasa, 14 Desember 2021 | 19:03 WIB

Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Kota Jogja Naik 0,4 persen

Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Kota Jogja Naik 0,4 persen

Jogja | Selasa, 14 Desember 2021 | 18:58 WIB

Terkini

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×