Gus Yahya dan Said Aqil Siap Bertarung Perebutkan Jabatan Ketum PBNU

Iwan Supriyatna, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 24 Desember 2021 | 07:49 WIB
Gus Yahya dan Said Aqil Siap Bertarung Perebutkan Jabatan Ketum PBNU
Khatib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya (kanan) mengaku percaya diri akan dipilih atau didukung Rais Aam untuk menjadi Ketum PBNU selanjutnya. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Dua nama figur akhirnya lolos penyaringan sebagai bakal calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) lewat pemungutan suara usulan para muktamirin di Pleno ke V Muktamar NU ke-34, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021) pagi. Dua nama yang jadi calon ketum yakni Yahya Cholil Staquf dan Said Aqil Siradj.

Dua figur tersebut menyatakan kesediaannya untuk menjadi calon ketum usai diusulkan muktamirin lewat penyaringan pemungutan suara yang dilakukan pada tahap pertama.

"Alhamdulillah Wasukurillah saya menyatakan bersedia menjadi calon ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," kata Gus Yahya yang dimintai pertama kesediaannya maju jadi calon ketum PBNU.

Gus Yahya sendiri dalam penyaringan pemungutan suara bakal calon ketum didukung sebanyak 327 suara. Hal itu memenuhi syarat Tata Tertib dimana yang berhak maju sebagai calon ketum PBNU minimal didukung 99 suara.

Kemudian kedua Said Aqil yang notabene petahana, juga mengaku siap sedia maju jadi calon ketua umum PBNU.

"Dengan ini dan dengan berdasarkan kiai suara para muktamirin maka saya bersedia maju sebagai calon ketua umum," kata Said.

Said menambahkan, dalam proses pemilihan ini ada pihak yang menang dan ada pihak yang kalah. Menurutnya siapa pun nanti yang akan menang diminta ikhlas.

"Dalam pilihan itu pasti ada yang menang ada yang kalah dua hal yang sangat wajar siapapun yang akan menang legowo ikhlas dan ridho dalam hati kita masing-masing yang penting lanjutkan dan saya bersedia untuk maju sebagai calon ketua umum," tambahnya.

Untuk proses selanjutnya para kandidat calon ketua umum tersebut diminta terlebih dahulu melakukan musyawarah mufakat. Apabila tak mufakat maka akan dilempar kepada Rais Aam PBNU terpilih untuk memberikan rekomendasi.

baca juga

Jika rekomendasi Rais Aam hanya munculkan satu nama calon maka dia berhak menjadi ketum PBNU. Kemudian jika keduanya direkomendasikan, maka akan dilakukan sistem voting.

Penyaringan Suara

Sebelumnya, Sidang pleno ke V atau proses pemilihan ketua umum PBNU dalam Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung akhirnya memunculkan dua kandidat calon ketua umum untuk maju dalam putaran kedua. Dua nama itu adalah Said Aqil Siradj dan Yahya Cholil Staquf.

Hasil itu diketahui berdasarkan proses pemungutan suara usulan para muktamirin atau peserta muktamar untuk mendorong figur menjadi bakal calon ketum.

Berdasarkan pemungutan suara itu diketahui Khatib Aam PBNU Yahya Cholil atau Gus Yahya mendapat dukungan menjadi bakal calon sebanyak 327 suara. Sementara di posisi kedua membuntuti Ketua Umum PBNU petahan yakni Said Aqil dengan dukungan 203 suara.

"Setelah penghitungan bakal calon kita sudah mengetahui bersama bahwa yg pertama bapak KH Yahya Cholil Staquf memperoleh suara 327. Kemudian yang kedua bapak KH Said Aqil Siradj mendapatkan suara 203," kata salah pimpinan sidang pleno di Unila, Jumat (24/12/2021) pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muktamar NU: Gus Yahya dan Said Aqil Maju Pemilihan Tahap Kedua

Muktamar NU: Gus Yahya dan Said Aqil Maju Pemilihan Tahap Kedua

News | Jum'at, 24 Desember 2021 | 07:41 WIB

Janji 'Samikna Wa Athokna' Kiai Miftachul Akhyar

Janji 'Samikna Wa Athokna' Kiai Miftachul Akhyar

Jatim | Jum'at, 24 Desember 2021 | 07:34 WIB

Gus Yahya Raih Suara Terbanyak di Penjaringan Bakal Calon Ketum PBNU

Gus Yahya Raih Suara Terbanyak di Penjaringan Bakal Calon Ketum PBNU

Riau | Jum'at, 24 Desember 2021 | 07:22 WIB

Terkini

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!

Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:48 WIB

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian

Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:29 WIB

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:26 WIB

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:17 WIB

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:10 WIB

×