- Bank Indonesia Purwokerto memperluas penggunaan pembayaran digital QRIS pada gelaran Dieng Culture Festival 2026 tanggal 28-30 Agustus di Banjarnegara.
- Penerapan QRIS mencakup 37 stan UMKM, tiket festival, dan akomodasi untuk melayani target lebih dari 30.000 pengunjung.
- BI Purwokerto juga memberikan edukasi terkait keamanan transaksi digital dan perlindungan konsumen melalui berbagai kegiatan festival.
Suara.com - Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2026 tak hanya menjadi panggung budaya dan pariwisata. Bank Indonesia (BI) Purwokerto memanfaatkannya sebagai momentum memperluas penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
QRIS diterapkan di berbagai titik transaksi selama DCF 2026 yang berlangsung pada 28-30 Agustus di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Mulai dari pembelian produk UMKM, tiket festival hingga pembayaran akomodasi dan homestay dapat dilakukan secara digital.
Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Aswin Gantina, mengatakan penerapan QRIS diharapkan membuat transaksi wisatawan lebih praktis sekaligus memperluas penggunaan pembayaran digital di daerah.
"Harapannya masyarakat maupun wisatawan dapat melakukan pembayaran secara cepat, mudah, murah, aman, dan andal," kata Aswin dilansir dari laman Antara, Sabtu (29/8/2026).
37 UMKM Gunakan QRIS
BI Purwokerto menghadirkan QRIS pada 37 stan UMKM binaan yang tersebar di Area Pandawa, Arjuna, serta Gatotkaca/Festival Kopi Dieng.
Teknologi pembayaran ini juga digunakan untuk transaksi tiket VIP, tiket festival, akomodasi hingga paket penginapan.
Dengan target lebih dari 30.000 pengunjung, DCF 2026 menjadi ruang untuk mendorong bukan hanya jumlah pengguna QRIS, tetapi juga volume transaksi digital yang masuk ke pelaku usaha lokal.
BI mencatat hingga Juli 2026 terdapat 71.723 merchant QRIS di Kabupaten Banjarnegara, dengan akumulasi mencapai 22.554.293 transaksi.
QRIS Jadi Satu Pintu Pembayaran
Bagi wisatawan, penggunaan QRIS mengurangi kebutuhan membawa uang tunai dalam jumlah besar selama berada di lokasi festival.
Salah seorang pengunjung DCF 2026, Pujud, mengatakan satu kode QR membuat pembayaran berbagai kebutuhan menjadi lebih praktis.
Sementara bagi pelaku UMKM, QRIS juga membantu mempercepat transaksi sekaligus memudahkan pencatatan pemasukan.
Ira Triana, salah seorang pelaku UMKM, mengaku telah menggunakan QRIS sejak awal menjalankan usahanya.