Mengenal Pola Lantai Tari Piring: Ini Gerakan Dasarnya

Rifan Aditya

Selasa, 28 Desember 2021 | 19:38 WIB
Mengenal Pola Lantai Tari Piring: Ini Gerakan Dasarnya
Mengenal Pola Lantai Tari Piring: Ini Gerakan Dasarnya - Tari Piring (Brandont Production)

Suara.com - Tari piring adalah sebuah tari tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Pola lantai tari piring pun banyak dipelajari. Tari khas Minangkabau ini menggunakan piring sebagai pusat atraksinya. Penari Tari Piring biasanya akan membawa satu piring di tangan dan menarikannya mengikuti pola lantai tertentu.

Kini, tari piring tak hanya berkembang di tanah Minang. Tarian ini dipentaskan di seluruh penjuru nusantara untuk acara adat pernikahan dan dunia untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Jika ingin belajar tarian ini, Anda perlu tahu pola lantai tari piring.

Seperti semua tarian, jika ingin mempelajari tari piring maka mulailah dengan mempelajari pola lantainya. Seperti dilansir dari berbagai sumber, pola lantai adalah garis lintasan tarian yang menentukan gerakan tarian.

Terdapat enam pola lantai tari piring yang perlu diketahui yakni spiral, berbaris, lingkaran besar dan kecil, vertikal, dan horizontal. Desain spiral yang menggunakan lebih dari satu garis lingkaran yang searah pada anggota badan memberikan kesan lembut dan elegan.

Masing-masing penari juga menempati posisi yang membentuk lingkaran besar dan lingkaran kecil. Mereka bergerak maju dan mundur berdasarkan pola lantai vertikal, serta bergerak ke samping berdasarkan pola lantai horizontal.

Uniknya setelah semua gerakan dilakukan, para penari akan melempar piringnya ke lantai sampai pecah. Mereka harus berjalan pada pecahan piring, yakni beling tajam, namun tidak akan menimbulkan luka pada kaki. Keunikan ini tidak ditemukan pada tari tradisional lain.

Selain pola lantai tari piring, filosofi tarian juga menarik untuk diketahui. Masyarakat Minangkabau percaya Tari Piring adalah wujud rasa syukur setelah para dewa mengabulkan doa untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Ritual kemudian dilakukan dengan membawa sesaji berbentuk makanan yang dimasak secara bergotong royong dari hasil bumi untuk diletakkan pada piring. Piring-piring itu dibawa dengan tangan dan ditarikan dengan gerakan yang dinamis.

Agama Islam di Minangkabau kemudian membawa akulturasi budaya pada tari piring. Tari Piring tidak lagi digunakan untuk menyembah para dewa ketika musim panen seperti sebelumnya.

baca juga

Fungsi tari piring pun berubah sebagai sarana dakwah yang ditampilkan pada upacara keagamaan atau di pusat-pusat keramaian. Sekian penjelasan singkat tentang pola lantai tari piring, tarian khas Minangkabau.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BIM Mulai Siapkan Posko Natal dan Tahun Baru 2022 Mulai Hari Ini

BIM Mulai Siapkan Posko Natal dan Tahun Baru 2022 Mulai Hari Ini

Sumbar | Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:38 WIB

Daftar Suku Bangsa di Indonesia yang Terbesar dan Terkenal Hingga Mancanegara

Daftar Suku Bangsa di Indonesia yang Terbesar dan Terkenal Hingga Mancanegara

Bogor | Kamis, 16 Desember 2021 | 13:40 WIB

Lestarikan Budaya Minangkabau Lewat Industri Kreatif, Generasi Muda Dituntut Terampil

Lestarikan Budaya Minangkabau Lewat Industri Kreatif, Generasi Muda Dituntut Terampil

Sumbar | Kamis, 09 Desember 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

×