Omicron Diprediksi Bisa Memicu Herd immunity di Israel

Erick Tanjung

Minggu, 02 Januari 2022 | 23:11 WIB
Omicron Diprediksi Bisa Memicu Herd immunity di Israel
Seorang petugas kesehatan melakukan test Covid-19 kepada seorang anak balita di Tel Aviv, Israel, 8 Juli 2021. (Antara/Reuters)

Suara.com - Pejabat tinggi badan kesehatan Israel pada Minggu (2/1/2022) mengatakan, kenaikan tingkat infeksi Covid-1-9 varian Omicron bisa mencapai Herd immunity atau kekebalan kelompok.

Omicron, varian virus corona yang sangat mudah menular, telah menimbulkan gelombang baru Covid-19 di seluruh dunia.

Angka kasus infeksi di dunia telah mencapai rekor. Rata-rata sekitar satu juta kasus muncul setiap hari antara 24-30 Desember, menurut data Reuters.

Namun, angka kematian tidak meningkat seperti itu sehingga membawa harapan bahwa varian baru tersebut tidak terlalu mengancam nyawa.

Hingga akhir Desember, Israel cukup mampu mencegah penyebaran Omicron. Namun karena kasus penularan saat ini semakin cepat meningkat, jumlah kasus harian diperkirakan akan mencapai rekor dalam tiga pekan mendatang.

Perkembangan itu, kata direktur jenderal kementerian kesehatan Nachman Ash, bisa membentuk kekebalan kelompok.

"Jumlahnya dalam keadaan sangat tinggi untuk bisa mencapai kekebalan kelompok. Ini memungkinkan, tapi kami tidak ingin mencapainya melalui banyaknya kasus infeksi, kami ingin (kekebalan) terjadi karena banyak orang sudah divaksin," kata Nachman Ash.

Sementara itu, kepala gugus tugas virus corona pada Kemenkes Israel, Salman Zarka, mengatakan kekebalan kelompok masih jauh untuk dipastikan bisa terbentuk.

"Kami harus sangat berhati-hati soal ini, terutama mengingat pengalaman yang kami dapat selama dua tahun terakhir ini bahwa orang-orang yang sudah sembuh bisa terinfeksi lagi," kata Zarka kepada Ynet TV.

baca juga

Sekitar 60 persen dari 9,4 juta penduduk Israel sudah mendapat dosis penuh vaksin, yang sebagian besarnya adalah buatan Pfizer/BioNTech, menurut kementerian kesehatan.

Orang-orang yang sudah divaksin itu berarti sudah mendapatkan tiga atau dua dosis. Namun, ratusan ribu warga yang memenuhi syarat belum disuntik dosis ketiga.

Israel sejauh ini mencatatkan total sekitar 1,3 juta kasus virus corona sejak pandemi mulai muncul.

Dalam 10 hari belakangan ini, infeksi harian bertambah empat kali lipat. Kasus-kasus parah juga bertambah namun peningkatannya jauh lebih kecil, yakni dari 80 orang menjadi 100 orang.

Karena melihat tingkat morbiditas yang parah, Dirjen Nachman Ash sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan pemberian dosis keempat vaksin pada warga berusia di atas 60 tahun.

Pekan lalu, persetujuan sudah dikeluarkan bagi pemberian dosis keempat pada para warga yang tinggal di panti wreda serta orang-orang yang kekebalan tubuhnya lemah. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Delmicron vs Varian Omicron, Lakukan Tindakan Pencegahan Ini!

Delmicron vs Varian Omicron, Lakukan Tindakan Pencegahan Ini!

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 18:01 WIB

Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Imbau Warga Tidak Panik

Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Imbau Warga Tidak Panik

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:26 WIB

Pasien Varian Omicron di Indonesia Bertambah, Kemenkes Minta WNI Tak Egois ke Luar Negeri

Pasien Varian Omicron di Indonesia Bertambah, Kemenkes Minta WNI Tak Egois ke Luar Negeri

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

×