Narji Bakal Banyak Belajar Politik dan Agama Usai Gabung PKS; Partai Ini Seperti Pesantren

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 18:21 WIB
Narji Bakal Banyak Belajar Politik dan Agama Usai Gabung PKS; Partai Ini Seperti Pesantren
Sunarji Riski Radifan usai mengikuti kegiatan rutin partai di Tangerang Selatan dalam keterangan dari PKS, Selasa (4/1/2022). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Sunarji Riski Radifan alias Narji menyatakan siap belajar secara rutin di Partai Keadilan Sejahtera (PKS), seiring kemantapan hatinya melabuhkan diri bergabung dengan parpol tersebut.

Komedian tersebut mengatakan, PKS bagaikan pesantren. Di mana di partai tersebut tidak hanya bisa belajar soal politik melainkan juga agama.

"Saya mau belajar banyak hal di PKS. Partai ini kan seperti pesantren, semua kadernya dididik dan dibina secara rutin. Dan saya menyatakan siap mengikuti kegiatan itu semua," kata Narji usai mengikuti kegiatan rutin partai di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam keterangan dari PKS pada Selasa (4/1/2022).

Narji mengaku dirinya masih perlu banyak belajar tentang politik dan agama. Narji yang baru bergabung mengatakan masih perlu banyak belajar tentang politik dan agama.

Lantaran itu, Narji bakal mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan PKS. Sementara itu, Wakil Ketua FPKS DPR Mulyanto yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan Narji bakal banyak belajar dengan PKS.

“Ke depan beliau akan banyak belajar politik yang santun dari PKS dan para ustaznya. Kita terharu dan bangga mendengarnya”, kata Mulyanto.

Untuk diketahui, Narji resmi bergabung dengan PKS sejak 19 Desember 2021. Kartu tanda anggota milik Narji juga sudah diberikan langsung oleh Presiden PKS Achmad Syaikhu.

Banting Setir jadi Politisi

Komedian Narji banting setir jadi politisi PKS. Narji resmi bergabung menjadi anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) mulai Minggu ( 19/12/2021 ).

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, bergabungnya Narji akan menambah kekuatan PKS dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Syaikhu juga mengatakan bahwa bergabungnya Narji merupakan bukti PKS terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen, visi dan misi yang sama untuk memajukan masyarakat, bangsa dan negara dalam NKRI.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu dalam unggahan akun Instagram miliknya @syaikhu_ahmad_. Ahmad Syaikhu menyerahkan langsung Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Narji.

Penyerahan KTA ini dilakukan pada saat acara soft launching Rumah Layanan PKS di Kantor DPD PKS Tangsel yang dihadiri pula oleh Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy dan jajaran pengurus DPD PKS Tangsel.

Masih melansir akun Ahmad Syaikhu, Narji sendiri mengatakan, bakal menggunakan peci serta KTA PKS untuk hal yang baik.

“ Terimakasih kepada Presiden PKS Pak Ahmad Syaikhu yang sudah memberikan saya KTA dan pecinya. Saya akan gunakan untuk hal hal baik,” ucap Narji seperti dalam kutipan yang diunggah Minggu ( 19/12/2021 ).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabung PKS, Narji Minta Maaf Sempat Dukung Jenderal Dudung Tertibkan Baliho Rizieq

Gabung PKS, Narji Minta Maaf Sempat Dukung Jenderal Dudung Tertibkan Baliho Rizieq

News | Selasa, 04 Januari 2022 | 18:03 WIB

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka, Mardani PKS: Jangan Zalim, Harus Adil Penegakan Hukum

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka, Mardani PKS: Jangan Zalim, Harus Adil Penegakan Hukum

News | Selasa, 04 Januari 2022 | 15:39 WIB

Geruduk Rumah Pelaku Investasi Bodong di Villa Pamulang, Korban Lakukan Aksi Vandalisme

Geruduk Rumah Pelaku Investasi Bodong di Villa Pamulang, Korban Lakukan Aksi Vandalisme

Banten | Selasa, 04 Januari 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia

Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:28 WIB