Satgas Ungkap Kepri Tidak Punya Alat Deteksi Omicron

Erick Tanjung

Rabu, 05 Januari 2022 | 17:41 WIB
Satgas Ungkap Kepri Tidak Punya Alat Deteksi Omicron
Ilustrasi varian Omicron [Foto: Antara]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan rumah sakit maupun laboratorium di wilayah itu tidak memiliki alat untuk mendeteksi Covid-19 varian Omicron.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana menyatakan petugas kesehatan harus mendistribusikan sampel DNA pasien ke Kemenkes untuk mengetahui apakah tertular Omicron atau tidak.

"Dibutuhkan waktu dua pekan untuk mengetahui hasil pemeriksaan di Kemenkes," kata Tjetjep di Tanjungpinang, Rabu (5/1/2022).

Ia mengemukakan sampai sekarang belum terdeteksi Omicron masuk ke Kepri. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan di Laboratorium Kemenkes sebanyak 66 dari 351 orang warga Kepri selama tahun 2021 terinfeksi Covid-19 varian Delta.

"Sampel DNA secara acak juga diambil dari Kepri untuk pasien yang baru-baru ini tertular Covid-19," ucapnya.

Ia menyatakan penanganan Covid-19 di Kepri terkendali. Jumlah kasus aktif berdasarkan data 4 Januari 2021 sebanyak 6 orang, terdiri dari 4 warga Batam dan 2 warga Bintan. Dari data itu, jumlah warga Batam yang tertular Covid-19 perlahan-lahan meningkat.

"Ada informasi, ada tambahan 4 pasien baru di Batam. Ini nanti masuk di dalam data Satgas (Penanganan Covid-19) Kepri," katanya.

Tjetjep mengungkapkan empat kabupaten dan kota di wilayah itu yakni Kabupaten Kepulauan Anambas, Natuna, Bintan, dan Kota Tanjungpinang ditetapkan sebagai zona hijau. Saat ini tinggal Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Lingga masih Zona Kuning atau risiko penularan rendah.

Seharusnya, Lingga bertahan sebagai zona hijau setelah lebih dua bulan nihil kasus aktif. Namun, akibat kesalahan dalam penginputan data, akhirnya ditetapkan sebagai zona kuning atau risiko penularan rendah, padahal di kabupaten itu hingga sekarang nihil kasus aktif Covid-19 sejak dua bulan lalu.

baca juga

Ia mengungkapkan total pasien Covid-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 53.890 orang, tersebar di Batam 25.936 orang, Tanjungpinang 10.230 orang, Bintan 5.585 orang, Karimun 5.488 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.495 orang.

Total jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sejak pandemi mencapai 52.125 orang, tersebar di Batam 25.090 orang, Tanjungpinang 9.828 orang, Bintan 5.403 orang, Karimun 5.327 orang, Anambas 1.799 orang, Lingga 2.225 orang, dan Natuna 2.453 orang.

Total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi COVID-19 sebanyak 1.759 orang, tersebar di Batam 842 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 42 orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran Omicron, Polisi Memperketat Akses Masuk Jatim

Cegah Penyebaran Omicron, Polisi Memperketat Akses Masuk Jatim

Jatim | Rabu, 05 Januari 2022 | 17:37 WIB

Omicron Mengancam, KPAI Sebut PTM 100 Persen di Sekolah Sangat Berisiko

Omicron Mengancam, KPAI Sebut PTM 100 Persen di Sekolah Sangat Berisiko

News | Rabu, 05 Januari 2022 | 17:17 WIB

Update Kasus Varian Omicron di Indonesia, Kemenkes: Bertambah 92 Pasien

Update Kasus Varian Omicron di Indonesia, Kemenkes: Bertambah 92 Pasien

Jatim | Rabu, 05 Januari 2022 | 07:52 WIB

Terkini

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB