Elektabilitas Tinggi Belum Cukup, Ganjar Pranowo Disebut Perlu Dukungan Jokowi

Nur Afitria Cika Handayani

Minggu, 09 Januari 2022 | 13:03 WIB
Elektabilitas Tinggi Belum Cukup, Ganjar Pranowo Disebut Perlu Dukungan Jokowi
Ilustrasi Ganjar Pranowo. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Pengamat politik Tony Rosyid memberikan penilaian terkait peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Tony memberikan beberapa catatan terkait peluang Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024.

Ia mengatakan, saat ini elektabilitas Ganjar Pranowo lumayan tinggi berdasarkan berbagai lembaga survei.

Akan tetapi, hal tersebut masih rentan dan tidak bisa menjadi modal di Pilpres 2024.

Menurut Tony, Ganjar tidak memiliki pondasi atas elektabilitasnya.

"Tidak ada kekuatan dalam diri Ganjar yang bisa menaikan elektabilitasnya," ujar Tony, dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com.

Tony berkata Ganjar memerlukan dukungan dari pihak lain seperti PDIP atau Presiden Jokowi.

"Tanpa dukungan unsur luar, elektabilitas Ganjar akan stagnan dan tidak berubah," bebernya.

Menurutnya, popularitas dan elektabilitas Ganjar yang konsisten dapat sia-sia.

baca juga

"Kalau PDIP tidak memberi tiket dengan semua mesin politiknya atau Jokowi tidak all out dukung Ganjar, sulit untuk diharapkan," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan survei Charta Politika menyebut pemilih partai besar menginginkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, mayoritas pemilih PDI Perjuangan menginginkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 mencapai 60 persen.

"Bisa dikatakan mayoritas atau 60 persen pemilih PDI Perjuangan menyatakan memilih Ganjar Pranowo," ujar Yunarto.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Kripik di Sumsel Diundang Ganjar Pranowo, Yuk Promosi Produk

UMKM Kripik di Sumsel Diundang Ganjar Pranowo, Yuk Promosi Produk

Sumsel | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:46 WIB

Sambut HUT Partai Ke-49, PDIP Gelar Aksi Bersihkan DAS Ciliwung Dan Tanam Pohon Di BKT

Sambut HUT Partai Ke-49, PDIP Gelar Aksi Bersihkan DAS Ciliwung Dan Tanam Pohon Di BKT

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:32 WIB

Tidak Pakai Survei Bayaran, Pengamat Sebut Elektabilitas Anies Moncer Secara Natural

Tidak Pakai Survei Bayaran, Pengamat Sebut Elektabilitas Anies Moncer Secara Natural

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:16 WIB

Santer Nama Risma Hingga Gibran, PDIP Belum Tentukan Sosok Yang Maju Pilgub DKI 2024

Santer Nama Risma Hingga Gibran, PDIP Belum Tentukan Sosok Yang Maju Pilgub DKI 2024

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:15 WIB

Rencana PDIP Menuju 2029, Pasang Risma dan Gibran di Pilgub DKI Jakarta

Rencana PDIP Menuju 2029, Pasang Risma dan Gibran di Pilgub DKI Jakarta

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 11:17 WIB

Dibanding Risma, PDIP Dinilai Lebih Pilih Gibran Jadi Pengganti Anies Baswedan

Dibanding Risma, PDIP Dinilai Lebih Pilih Gibran Jadi Pengganti Anies Baswedan

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 08:45 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×