Tidak Pakai Survei Bayaran, Pengamat Sebut Elektabilitas Anies Moncer Secara Natural

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Minggu, 09 Januari 2022 | 12:16 WIB
Tidak Pakai Survei Bayaran, Pengamat Sebut Elektabilitas Anies Moncer Secara Natural
Ilustrasi Anies Baswedan. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin sering disebut dalam bursa calon presiden yang akan berlaga di pilpres 2024 mendatang.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pengamat politik Tony Rosyid menilai bahwa Anies Baswedan punya peluang yang cukup besar di Pilpres 2024.

Alasannya, elektabilitas dan popularitas Anies yang cukup konsisten berdasarkan beberapa lembaga survei.

Tony menyampaikan, ada lima alasan mengapa Anies punya peluang besar di Pilpres 2024. Alasan utama, di setiap survei Anies selalu moncer dan muncul secara natural alias bukan settingan.

"Alasan pertama, survei tentang Anies natural, tidak ada rekayasa. Survei dilakukan oleh lembaga-lembaga survei yang tidak terikat dan tanpa biaya dari Anies," katanya dikutip dari Wartaekonomi, Minggu (9/1).

Dia mengatakan, alasan kedua masyarakat menaruh harapan besar terhadap Anies. Hal itu, dilihat dari antusiasme publik terhadap Anies.

"Apapun berita terkait Anies banyak mendapat respons publik. Bisa cek media," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan 5.000 sertifikat hak tanah warga di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2021). [Dok. Kominfotik Jakarta Pusat]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan [Dok. Kominfotik Jakarta Pusat]

Tony mengatakan, alasan ketiga, deklarasi Anies for Presiden begitu cepat merebak dan merata di semua daerah.

"Relawan Anies sangat banyak dan beragam. Para relawan membentuk sekoci-sekoci masing-masing secara organik," ujarnya.

Dia mengatakan, alasan keempat, Anies punya begitu banyak konten yang nantinya dapat menjadi modal untuk diiklankan ke publik.

"Konten yang dimaksud adalah hasil kerja, prestasi dan penghargaan yang diterima Anies selama lima tahun memimpin Jakarta," ujarnya 

Menurutnya, alasan kelima, Anies Baswedan punya kekuatan narasi. Hal Itu besar pengaruhnya saat debat capres jika maju Pilpres 2024.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanding Risma, PDIP Dinilai Lebih Pilih Gibran Jadi Pengganti Anies Baswedan

Dibanding Risma, PDIP Dinilai Lebih Pilih Gibran Jadi Pengganti Anies Baswedan

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 08:45 WIB

Anies Baswedan Dinilai Punya Peluang Besar di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Anies Baswedan Dinilai Punya Peluang Besar di Pilpres 2024, Ini Alasannya

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 08:22 WIB

Anies Kenalkan si Lego, Kucing Berkaki Tiga yang Ditemukan di Pasar

Anies Kenalkan si Lego, Kucing Berkaki Tiga yang Ditemukan di Pasar

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 05:23 WIB

Iwan Fals Nilai Gibran-Kaesang Cocok di Pilpres 2024

Iwan Fals Nilai Gibran-Kaesang Cocok di Pilpres 2024

Bogor | Minggu, 09 Januari 2022 | 10:25 WIB

Bagaimana Potensi Heru Budi Hartono Gantikan Anies Pimpin Jakarta?

Bagaimana Potensi Heru Budi Hartono Gantikan Anies Pimpin Jakarta?

News | Sabtu, 08 Januari 2022 | 15:05 WIB

Gubernur Anies Punya Kucing Peliharaan Berkaki Tiga, Aktif Dan Punya Pendirian

Gubernur Anies Punya Kucing Peliharaan Berkaki Tiga, Aktif Dan Punya Pendirian

Kalbar | Sabtu, 08 Januari 2022 | 12:28 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB