Kazakhstan: Suasana Kota Almaty Mirip Film-film tentang Kiamat

Siswanto, BBC

Senin, 10 Januari 2022 | 14:30 WIB
Kazakhstan: Suasana Kota Almaty Mirip Film-film tentang Kiamat
BBC

Suara.com - Kota terbesar di Kazakhstan, Almaty, seperti terlihat dalam film-film berlatar bencana masif atau kiamat.

Berkeliling dengan naik kendaraan pada Jumat pagi, masih tercium aroma mobil-mobil yang hangus terbakar.

Hanya segelintir orang lalu-lalang di jalanan, banyak yang terlalu takut meninggalkan rumah.

Tentara dan polisi memblokir tempat-tempat penting di kota, yang tempo hari menjadi titik fokus aksi protes terhadap pemerintah.

Baca juga:

Ketika kami mendekati kerumunan tentara di alun-alun, mereka meneriaki kami dan melepaskan tembakan peringatan ke udara, memperingatkan agar kami tidak mendekat.

Saya sudah berulangkali ke Almaty selama bertahun-tahun. Biasanya kota ini ramai, dimana-mana banyak tumbuh-tumbuhan hijau dan gampang menemukan tempat makan dan minum.

Dan saat ini, bangunan pertokoan dan bank telah dijarah atau dihancurkan. Butuh banyak waktu untuk memulihkan semua ini.

Sebagian besar kerusakan terjadi di sekitar alun-alun besar yang didatangi pertama kali oleh pengunjuk rasa ketika demonstrasi dimulai.

baca juga

Gedung-gedung media di sekitarnya diserang dan kantor wali kota dibakar. Saat ini suasananya gelap gulita, ditelan asap hitam yang membumbung.

Kami tidak melihat adanya tanda-tanda kemunculan aksi protes lanjutan pada Jumat.

Hanya sekelompok kecil orang yang berkumpul di dekat bangunan yang luluh lantak untuk mengambil foto melalui ponsel mereka.

Tapi kami masih bisa mendengar suara tembakan dan ledakan, yang mungkin merupakan granat kejut.

Ketika saya pertama kali datang, saya pikir ada kabut. Namun kemudian kami menyadari itu kemungkinan asap dari granat dan kembang api.

Sejumlah warga yang saya ajak bicara menyebut mereka terkejut dan marah.

Protes ini belum pernah terjadi sebelumnya di Kazakhstan, dan banyak orang di sini tidak memperkirakan bahwa aksi protes itu menyebar dan berubah menjadi kekerasan yang begitu cepat.

Beberapa dari mereka yang saya wawancarai terlihat gembira melihat pasukan militer datang dari Rusia dan negara-negara tetangga lainnya.

Mereka berharap kehadiran pasukan itu akan memulihkan ketertiban.

Seorang perempuan mengatakan kepada saya bahwa pemerintah seharusnya bersikap lebih tegas sejak awal.

"Jika mereka menghadirkan pasukan sejak awal, saya yakin kerusuhan ini tak akan terjadi," katanya.

"Barangkali mereka khawatir bakal dihujat, bahwa mereka menggunakan senjata. Tetapi Anda lihat sekarang apa yang akibat dari pendekatan yang ditempuh selama ini."

Namun di tengah kemarahan atas aksi kekerasan tersebut, ada juga simpati bagi para pengunjuk rasa.

Tidak sedikit para demonstran berasal dari kawasan pedesaan, di mana gajinya rendah dan kehidupan mereka sulit.

"Saya mengerti tuntutan para pengunjuk rasa," ujar seorang pria, juru masak berusia 22 tahun.

"Kita bisa melihat gaji kita tidak bertambah dan sebagian besar penduduk pontang-panting demi hidup.

Tapi sekarang ini terjadi penjarahan dan pengrusakan, sehingga rakyat kebanyakan kini menderita. Itu harus dihentikan."

Warga Almaty saat ini menghadapi kekurangan makanan, karena berbagai supermarket besar tutup.

Toko yang buka hanya menerima uang tunai, tetapi sulit mencari tempat untuk menarik uang. Tidak ada internet dan bahkan mendapatkan taksi tampaknya terlalu berisiko.

Dengan akses internet dan telepon tidak berfungsi dengan baik, sulit mengetahui apa yang terjadi di luar kota.

Ada berbagai macam rumor beredar di masyrakat dan tidak mungkin untuk memastikan kebenarannya.

Masyarakat Kazakhstan belum pernah melihat aksi protes sebesar ini. Ada kasus kerusuhan sebelumnya, tetapi sebagian besar terlokalisasi.

Tidak satu pun aksi-aksi protes sebelumnya yang mengakibatkan bandara utama diserang.

Rencana menaikkan harga bahan bakar menjadi pemicu utama di balik unjuk rasa belakangan, namun ada juga ketidakpuasan meluas terhadap pemerintah.

Setelah pengunduran diri presiden pertama Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, yang menjabat sejak kemerdekaan hingga 2019, rakyat berharap pemimpin yang baru, Kassym-Jomart Tokayev akan membawa perubahan.

Harapan ini kandas. Secara khusus, penggantian nama ibu kota Astana menjadi Nur-Sultan, guna menghormati mantan pemimpin itu, adalah bukti bagi banyak orang bahwa elit lama masih berkuasa.

Bagaimanapun, situasi saat ini relatif tenang dan pihak berwenang tampaknya sudah memegang kendali.

Namun demikian jika protes ini telah berakhir saat ini, ketidakpuasan akan tetap ada. Mungkin akan ada percikan lain yang bakal menjadi pemicu yang baru.


Informasi mendasar tentang Kazakstan

Dimana letaknya? Kazakhstan berbatasan dengan Rusia di utara dan China di timur. Ini adalah negara besar yang wilayahnya seukuran Eropa Barat.

Mengapa negara ini penting? Negara ini adalah bekas republik Soviet yang warganya mayoritas Muslim. Adapun warga Rusia merupakan minoritas tetapi jumlahnya besar.

Kazakstan memiliki sumber daya mineral yang besar. Sebanyak 3% dari cadangan minyak dunia ada di negara ini. Sektor batu bara dan gas merupakan sumber daya mineral yang penting.

Kenapa negara ini menjadi berita? Kerusuhan dilatari masalah bahan bakar minyak, yang kemudian meningkat menjadi protes berskala lebih luas terhadap pemerintah.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:30 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×