facebook

Sebelum Nusantara, Ada Nusa Karya, Kertanegara dan 80 Nama Lainnya yang Diajukan buat Ibu Kota Negara

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Sebelum Nusantara, Ada Nusa Karya, Kertanegara dan 80 Nama Lainnya yang Diajukan buat Ibu Kota Negara
Ilustrasi lokasi calon Ibu Kota Negara Indonesia yang baru di Kecamatan Sepaku, PPU. [ANTARA]

"Di antaranya misalnya Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwipura, Wanapura, Cakrawalapura, Kertanegara..."

Suara.com - Pemberian nama Nusantara untuk ibu kota negara ternyata melalui proses. Ada sekitar 80 nama yang menjadi usulan sebelum akhirnya pemerintah memilih nama Nusantara. Hal itu diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa dalam rapat pembahasan RUU Ibu Kota Negara bersama Pansus di DPR.

Suharso lantas menyebutkan sejumlah nama yang menjadi kandidat untuk nama ibu kota negara.

"Di antaranya misalnya Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwipura, Wanapura, Cakrawalapura, Kertanegara. Ada sekitar 80-an lebih tetapi kemudian akhirnya dipilih kata Nusantara tanpa kata jaya," ujar Suharso, Senin (17/1/2022).

Suharso mengatakan nama-nama itu sebelumnya sudah diajukan kepada Presiden Jokowi. Pihaknya juga mengikutsertakan para ahli bahasa dan ahli sejarah dalam pemilihan mama ibu kota negara.

Baca Juga: Nama Ibu Kota Negara Baru Sudah Diumumkan, Suharso Monoarfa: Ikonik di Internasional

"Sebenarnya nama yang kami ajukan pada bapak presiden cukup banyak sekali, termasuk kami panggil para ahli bahasa, ahli sejarah. Kemudian mereka yang punya otoritas untuk memberikan knowledge kepada kami, para pakar itu, untuk memilih kata-kata yang paling tepat," kata Suharso.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (ANTARA/HO-Bappenas/pri.)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (ANTARA/HO-Bappenas/pri.)

Nusantara jadi Nama Ibu Kota Negara

Nama calon ibu kota negara di Kalimantan Timur akhirnya terungkap. Nama itu disampaikan Menteri PPN Suharso dalam rapat panja pembahasan RUU Ibu Kota Negara bersama pansus di DPR.

Suharso mengatakan nama ibu kota negara itu tadinya ingin disematkan di dalam surpres RUU IKN yang dikirim pemerintah kepada DPR. Namun kemudian ditahan. Baru setelahnya Presiden Jokowi mengkonfirmasi lagi kepada Suharso pada Jumat (14/1).

"Dan ini saya baru mendapatkan konfirmasi langsung dan perintah langsung dari Bapak Presiden itu pada hari Jumat. Jadi ini sekarang hari Senin, pada hari Jumat lalu," kata Suharso, Senin.

Baca Juga: Nusantara Dipilih Jokowi Jadi Nama Ibu Kota Negara Baru di Kaltim

Kepada Suharso, Jokowi mengatakan bahwa nama ibu kota negara ialah Nusantara.

"Dan beliau mengatakan ibu kota negara ini namanya Nusantara," ujar Suharso.

Ada sejumlah alasan yang mendasari penamaan Nusantara untuk ibu kota negara. 

"Alasannya adalah Nusantara sudah dikenal sejak dulu dan ikonik di internasional, mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia, dan saya kira kita semua setuju dengan istilah Nusantara itu," kata Suharso.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar