facebook

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tegaskan Tidak Ada Pemberhentian Umrah, Tetap One Gate Policy

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tegaskan Tidak Ada Pemberhentian Umrah, Tetap One Gate Policy
Menteri Agama Gus Yaqut [Foto: Timesindonesia]

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia tidak akan dihentikan.

Suara.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia tidak akan dihentikan. 

Yaqut juga memastikan bahwa proses keberangkatan jemaah umrah akan tetap menerapkan skema kebijakan satu pintu atau one gate policy (OGP).

"Tidak ada pemberhentian umrah. Saya juga sudah meminta kepada Pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah agar keberangkatan jemaah tetap menerapkan one gate policy," ujar Yaqut saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan-Jakarta, Senin (17/1/2022). 

"One gate policy tetap diberlakukan. Jangan kemudian di masing-masing daerah bisa terbang sendiri-sendiri,” katanya.

Baca Juga: Pulang dari Arab Saudi, Tim Biro Perjalanan Umrah Terpapar COVID-19

Menurut Yaqut, keberangkatan jemaah umrah tetap berjalan. Sebab, tidak ada undang-undang yang melarang warga negara pegi ke luar negeri, termasuk untuk menjalankan ibadah umrah.

Ia juga mengemukakan, kalau sudah mendapatkan visa. Kecuali kalau yang bersangkutan terkena masalah hukum. 

"Jadi kalau sudah mendapat visa, dia berhak ke luar negeri. Tapi pemerintah berhak melakukan pengaturan," tutur Yaqut.

"Penerapan one gate policy adalah bagian dari pengaturan yang diberlakukan pemerintah," sambungnya.

Yaqut mengemukakan, awalnya ada usulan untuk mencabut pengaturan one gate policy.

Baca Juga: Biro Umrah: Situasi Covid-19 Bikin Jamaah Berpikir Ulang

Namun, setelah proses evaluasi, apalagi ada kasus tim advance penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang terkena Omicron, diputuskan kebijakan satu pintu tetap diberlakukan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar