facebook

Pengungsi Afghanistan Kembali Berunjuk Rasa, Minta Segera Dipindahkan ke Negara Ketiga

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Pengungsi Afghanistan Kembali Berunjuk Rasa, Minta Segera Dipindahkan ke Negara Ketiga
Ratusan pengungsi asal Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga. (Suara.com/Yaumal)

Peserta aksi bukan hanya orang dewasa, namun juga banyak anak-anak.

Suara.com - Ratusan pengungsi asal Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga.

Pantauan Suara.com, pengunjuk rasa pengungsi Afghanistan mulai memadati IRTI Monas sejak pukul 10.00 WIB. Peserta aksi bukan hanya orang dewasa, namun juga banyak anak-anak.

Dalam aksinya ini, mereka berencana melakukan longmarch dari IRTI Monas ke Kantor Amnesty Internasional Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Peserta aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan mereka di antaranya bertuliskan" We Hope Freedom Could Be Hard By Third Resettlement Countries (Kami berharap segera ditempatkan ke negara ketiga)."

Baca Juga: Video Pembubaran Demo Imigran di Riau Diwarnai Kekerasan, Disorot Veronica Koman

Yasin salat satu pengunjuk rasa mengatakan unjuk rasa mereka gelar karena tak kunjung mendapatkan kepastian.

Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga. (Suara.com/Yaumal)
Ratusan [engungsi Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga. (Suara.com/Yaumal)

"Tuntutannya masih sama, kami kembali mencoba menyuarakan hak kami yang tidak kunjung terpenuhi," ujarnya kepada wartawan.

Titik poin aksi di Kantor Amnesty Internasional Indonesia. Mereka berharap mendapatkan perhatian dari lembaga pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM).

"Kami kecewa karena tidak kunjung dipenuhi hak kami oleh UNHCR. Makanya kali ini kami melakukan aksi ke Amnesti agar mendapatkan dukungan di Indonesia maupun luar negeri," kata Yasin.

Baca Juga: Dipecat Tanpa Alasan, Puluhan Kader PKK hingga Niniak Mamak di Bukittinggi Demo Kelurahan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar