Suara.com - Video di YouTube banyak sekali pembahasan tentang apa itu Mandau Terbang. Dalam video juga diperlihatkan bagaimana suku Dayak menggunakan Mandau ini.
Mandau Terbang menjadi semakin santer dibicarakan setelah viral video tokoh adat Dayak melempar ancaman dengan mengirim mandau terbang kepada Edy Mulyadi yang telah menghina Kalimantan. Jadi, apa itu Mandau Terbang dan apa hubungannya dengan suku Dayak Kalimantan, Indonesia?
Apa itu Mandau Terbang?
Dilansir dari christas.dk, Mandau adalah senjata tradisional Kalimantan, Indonesia, khususnya suku Dayak. Pada masa lalu, mayoritas penduduk asli yang tinggal di pulau Kalimantan, Dayak adalah penganut animisme.
Hal yang paling mencolok adalah tradisi kuno mereka tentang praktik perburuan. Di mana orang Dayak memiliki suatu teknik perburuan akan menargetkan kepala. Untuk tujuan perburuan inilah orang Dayak menggunakan mandau.
Mungkin ada yang bertanya-tanya apa itu Mandau Terbang? Lalu kemudian yang terbayang dibenak Anda adalah hal-hal mistis.
Sebenarnya, mandau terbang ini memiliki alasan logis dalam kultur perburuan. Sebab untuk menargetkan bagian kelapa hewan buruan, Mandau harus dilemparkan. Sehingga secara hiperbolis akan disebut terbang sampai mengenai kepala hewan yang diburu.

Jenis kayu suci dari pohon hutan tertentu digunakan untuk mengukir gagang mandau. Ada beberapa karakteristik yang berbeda dari mandau dari berbagai kelompok orang Dayak seperti Suku Dayak Maanyan, Dayak Mbalan, Dayak Bahau, dan Dayak Ngaju.
Panjang rata-rata bilah mandau adalah sekitar 50-70 sentimeter, dan memiliki tepi yang tajam. Biasanya lebar mandau adalah sekitar 4,5 cm di bagian terluas pisau, dan 3,5 cm di bagian terkecil.
Panjang bilah mandau ini adalah 66,5 cm dan lebarnya 3,5 cm. Ini terbuat dari baja bermata tunggal yang berat, diukir dan dipahat dengan desain berulang di sepanjang tepi.
Mandau dengan kualitas terbaik disebut mandau Batu. Dalam konteks ini, kata 'batu' mengacu pada meteorit batu yang digunakan untuk menempa jenis mandau ini.
Masyarakat adat Kalimantan percaya bahwa batu meteorit itu diyakini berasal dari nenek moyang orang Dayak yang tinggal di surga. Mereka menganggap batu itu sebagai hadiah ilahi bagi keturunan mereka di bumi.
Meskipun mandau Batu memiliki bobot yang relatif ringan, Mandau jenis ini merupakan pisau yang sangat padat dan tajam. Karena soliditas dan ketajamannya yang luar biasa hingga memungkinan untuk memotong paku besi menjadi dua bagian dalam satu tebasan tanpa meninggalkan bekas pada pisau.
Ikuti Saluran Resmi Kami
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Heboh, Aktor Steven Seagal Bertandang ke Kalimantan, Cium Mandau di Kedua Sisi, Warganet Tantang Edy Mulyadi
Kaltim | Selasa, 25 Januari 2022 | 18:37 WIB
Sejumlah Masyarakat Dayak Gelar Ritual Potong Kepala Hewan, Nama Edy Mulyadi Disebut
News | Selasa, 25 Januari 2022 | 16:56 WIB
Sampai Ancam Kirim Mandau Terbang! Tokoh Adat Dayak Minta Edy Mulyadi Ditangkap Usai Diduga Hina Kalimantan
News | Senin, 24 Januari 2022 | 15:10 WIB
Terkini
Komnas HAM: Karhutla Berpotensi Langgar Delapan Hak Warga, Anak dan Lansia Paling Rentan
News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:05 WIB
Suzuki GSX-10R 2027 Tampil Perdana di EICMA Milan
Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 13:05 WIB
Nusron Wahid Masih Bisa ke Luar Negeri, KPK Pertimbangkan Statusnya sebagai Menteri
Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 13:00 WIB
Manuskrip yang Ditemukan di Accra: Tentang Kehidupan dan Keberanian Menghadapi Ketidakpastian
Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:00 WIB
Pesta Juara 2026 Resmi Dimulai dari Bogor, Hadirkan Musik dan Beragam Hiburan
Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 12:54 WIB
Menperin Sarankan Rokok Ilegal 'Dididik' Biar Jadi Legal
Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 12:54 WIB
Redam Tawuran Lewat Sepak Bola Jalanan, Pramono Anung Restui Liga Aspal Bergulir Seantero Jakarta
News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:53 WIB
Perusahaan China Kena Denda Rp2 Miliar Akibat Buang Limbah Radioaktif Cesium-137 Cikande
News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:51 WIB
MMA IMPACT Indonesia 2026: Sukses Perkuat Kemampuan Pemasar Ciptakan Nilai Bisnis
Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 12:51 WIB